<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="46011">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI ANTARA POLA TANAM PADI-PADI DAN PADI-JAGUNG DI KECAMATAN BAMBEL KABUPATEN ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sarah Muliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Saat ini para petani di Kabupaten Aceh Tenggara banyak menanami tanaman padi pada lahan sawahnya dikarenakan  masuknya varietas bibit unggul serta pengairan untuk mengairi sawah petani sudah sangat baik. Hal ini  sangat berbanding terbalik pada  beberapa tahun  yang  lalu dimana saluran  irigasi tidak tersedia dengan  baik sehingga petani banyak membudidaya tanaman jagung pada  lahan sawahnya. Namun demikian, sebagian besar petani  masih  membudidaya  tanaman  jagung  pada  lahan  sawahnya  dikarenakan  faktor  lahan  yang  mendukung untuk ditanami  jagung serta kebiasaan petani sendiri dalam  mengusahakan  lahannya untuk menanami tanaman jagung.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan usahatani antara pola tanam padi- padi  dan  padi-jagung  di  Kecamatan  Bambel  Kabupaten  Aceh  Tenggara.  Metode  penelitian  yang  digunakan adalah metode survey, wawancara, observasi dan kuesioner serta kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan rata- rata  pendapatan  usahatani  per  hektar  yang  menggunakan  pola  tanam  padi-padi  sebesar  Rp  48.672.779  per Ha/MT dan Rp 48.810.638 jika digabungkan maka sebesar Rp 97.483.417,58 per tahun dan yang menggunakan pola  tanam  padi-jagung  sebesar  Rp  49.324.627  per  Ha/MT  dan  Rp  19.438.487  per  Ha/MT  jika  digabungkan maka  sebesar  Rp  68.763.113,07  per  tahun.  Dari  hasil  yang  diperoleh  dari  perhitungan  perbandingan menunjukkan bahwa  Ho,  yaitu  Pendapatan  usahatani  pola  tanam  padi-padi  berbeda  dibandingkan  dengan  padi-jagung  yakni pendapatan usahatani pola tanam padi-padi lebih besar dibandingkan dengan pola tanam padi-jagung.  Kata kunci: Pola Tanam, Usahatani, Pendapatan</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>46011</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-30 15:56:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-04 11:08:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>