DURABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS DENGAN BUTON GRANULAR ASPHALT SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DAN STYROFOAM SUBSTITUSI ASPAL PEN 60/70 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DURABILITAS CAMPURAN ASPAL PORUS DENGAN BUTON GRANULAR ASPHALT SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DAN STYROFOAM SUBSTITUSI ASPAL PEN 60/70


Pengarang

NABIILAH HANIIFAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404101010105

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aspal porus merupakan salah satu jenis perkerasan lentur yang berfungsi sebagai drainase di permukaan jalan sehingga membolehkan air meresap ke dalam lapisan atas secara vertikal dan horizontal. Lapisan aspal porus mampu meredam kebisingan dan meningkatkan gesekan antara permukaan jalan dengan ban kendaraan. Dalam upaya meningkatkan kekuatan struktur perkerasan jalan disamping perlu adanya penggunaan campuran beraspal panas dengan pemilihan jenis material yang baik dapat pula memodifikasi dengan menggunakan bahan tambahan sehingga diharapkan bisa meningkatkan kinerja campuran aspal khususnya pada nilai stabilitasnya. Bahan tambah untuk memodifikasi campuran aspal yang digunakan pada penelitian ini adalah styrofoam sebagai bahan substitusi aspal pen 60/70 dan Buton Granular Asphalt (BGA) sebagai bahan substitusi agregat halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan penggunaan styrofoam dan BGA terhadap durabilitas campuran aspal porus. Tahapan awal penelitian ini adalah dengan melakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis aspal dan agregat, selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan variasi kadar aspal untuk penentuan kadar aspal optimum (KAO). Setelah KAO didapat kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan menggunakan bahan substitusi dengan variasi persentase styrofoam (9% dan 11%) dan BGA (8% dan 10%) dengan metode Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Selanjutnya dibuat benda uji untuk pengujian permeabilitas dan durabilitas pada kadar aspal optimum terbaik. Dari hasil pengujian Marshall pada penelitian ini didapat campuran aspal terbaik dengan substitusi styrofoam dan BGA yaitu pada kadar aspal optimum 5,76% dengan substitusi styrofoam 9% dan BGA 8%, nilai stabilitas diperoleh sebesar 1141,96 kg dimana sudah memenuhi spesifikasi yang disyaratkan AAPA (2004) untuk lalu lintas ringan sampai sedang yaitu minimum 550 kg. Nilai durabilitas yang diperoleh campuran aspal porus terbaik memenuhi syarat yang ditentukan oleh Dirjen Bina Marga 2010 revisi 3 tahun 2014 yaitu > 90%. Nilai durabilitas yang diperoleh yaitu 96,32%.

Kata kunci : Aspal Porus, Styrofoam, Buton Granular Asphalt, Durabilitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK