PROSEDUR PENGADAAN PERLENGKAPAN DAN ALAT TULIS KANTOR PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PROSEDUR PENGADAAN PERLENGKAPAN DAN ALAT TULIS KANTOR PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN ACEH


Pengarang

GUSDEA FARHAN NAGATA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1301003010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (D3) / PDDIKTI : 62401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Laporan kerja praktik ini disusun oleh penulis melalui kerja praktik pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 21 Banda Aceh. Pengumpulan data LKP ini dengan cara, membaca buku perpustakaan pada kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh dan bertanya kepada kasubag yang terkait dalam judul tentang LKP ini.
Pengadaan adalah setiap kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan kebutuhan perlengkapan dan alat tulis kantor untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan kantor. Pengadaan dilaksanakan dengan berbagai cara sesuai dengan kebijaksanaan kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh. Faktor yang menyebabkan adanya perbedaan cara pengadaan adalah adanya perbedaan kebutuhan dan perbedaan pekerjaan kantor.
Metode yang umumnya dilakukan dalam pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor pada instansi pemerintah adalah: Metode pelelangan umum, Metode pelelangan terbatas, Metode pelelangan sederhana, dan Metode tahapan pengadaan langsung, Namun pada dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh metode yang digunakan adalah Metode tahapan pengadaan langsung.
Prosedur pengadaan perlengkapan dan alat tulis kantor pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh adalah : Pengajuan surat permohonan ke gudang, pemeriksaan stock barang digudang oleh petugas, jika ada barang diberikan dengan bon pengeluaran, Jika tidak ada, petugas memberikan nomor pada surat permohonan dari buku induk kemudian surat diserahkan kepada bendahara, bendahara mengecek antara permohonan dan ketersediaan biaya. Bendahara meminta persertujuan pimpinan. Bagian logistik melakukan pembelian dengan persetujuan pimpinan. Barang diperiksa mengenai kualitas, kuantitas, Barang diserah terimakan dengan menggunakan buku serah terima barang, selanjutnya dilakukan kegiatan pencatatan dan disimpan di gudang untuk didistribusikan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK