<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="45953">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI NUMERIK PERSAMAAN TELEGRAF MENGGUNAKAN METODE LAX-FRIEDRICH DAN METODE DUFORT-FRANKEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AULA MISNALIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Persamaan telegraf merupakan persamaan gelombang hiperbolik yang &#13;
mempelajari perambatan gelombang elektromagnetik berupa arus dan tegangan. &#13;
Sebagaimana persamaan differensial parsial lainnya persamaan telegraf juga dapat &#13;
diselesaikan secara numerik maupun  analitik. Dikarenakan penyelesaian secara &#13;
analitik persamaan telegraf telah diselesaikan pada penelitian sebelumnnya oleh &#13;
Elzaki dan Eman (2012) maka pada penelitian ini persamaan telegraf akan &#13;
diselesaikan secara numerik dengan menggunakan metode  Lax-Friedrich  dan &#13;
metode  Dufort-Frankel.  Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah &#13;
untuk mendapatkan solusi numerik persamaan telegraf serta mengetahui metode &#13;
numerik yang lebih akurat antara metode  Lax-Friedrich  dan metode  Dufort-&#13;
Frankel  dalam menyelesaikan persamaan telegraf.  Untuk penyelelesaian dengan &#13;
metode Lax-Friedrich akan dilakukan dengan dua cara yang pertama yaitu dengan &#13;
mengikuti skema yang berlaku dan yang kedua dengan cara tidak mengikuti &#13;
skema dimana untuk cara yang pertama  dikatakan metode  Lax-Friedrich&#13;
sedangkan cara kedua dinamakan modifikasi metode  Lax-Friedrich. Hasil yang &#13;
didapatkan menunjukkan bahwa ketika pengambilan nilai    dan    berkisar pada &#13;
selang    dan    maka perbandingan nilai      terhadap      akan menentukan &#13;
keakuratan metode yang digunakan, dimana ketika  nilai      lebih besar dari    &#13;
metode  Dufort-Frankel  akan menjadi metode yang paling akurat bila &#13;
dibandingkan dengan dua metode lainnya yang digunakan dalam penelitian ini. &#13;
Namun ketika nilai     lebih kecil dari      maka modifikasi metode Lax-Friedrich&#13;
akan menjadi metode yang paling akurat bila dibandingkan dengan dua metode &#13;
lainnya. Ketika pengambilan nilai      dan      berkisar pada selang    dan &#13;
metode Dufort-Frankel  menjadi metode yang paling akurat bila dibandingkan &#13;
dengan dua metode lainnya  baik ketika nilai      lebih kecil atau lebih besar dari &#13;
nilai   .&#13;
Kata Kunci: Persamaan Telegraf, Metode Lax-Friedrich, Metode Dufort-Frankel</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>45953</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-30 12:15:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-09-03 14:49:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>