ANALISIS STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN KAWASAN MANIFESTASI PANAS BUMI IE JU KECAMATAN LAMTEUBA,ACEH BESAR DENGAN METODE GEOLISTRIK VES (VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN KAWASAN MANIFESTASI PANAS BUMI IE JU KECAMATAN LAMTEUBA,ACEH BESAR DENGAN METODE GEOLISTRIK VES (VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING)


Pengarang

NADYA ULVA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404107010065

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geofisika (S1) / PDDIKTI : 33201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Lapangan panas bumi Ie Jue merupakan kawasan yang memiliki manifestasi panas bumi di permukaan, seperti fumarol, mata air panas, dan tanah hangat. Penelitian dengan menggunakan metode geolistrik VES (Vertical Electrical Sounding) telah dilakukan untuk mengetahui struktur bawah permukaan pada kawasan tersebut. Kajian ini bertujuan untuk memberikan informasi keberadaan aliran hidrotermal berdasarkan gambaran secara vertikal. Akuisisi data dilakukan pada lima titik pengukuran. Hasil dari metode geolistrik VES ini berupa variasi nilai resistivitas. Variasi nilai resistivitas menunjukkan adanya perbedaan lapisan batuan di bawah permukaan. Pada semua titik pengukuran terdapat dua lapisan yaitu lapisan batulempung dan lapisan batupasir. Lapisan batulempung memiliki nilai resistivitas yaitu 1-20 ohmmeter, sedangkan lapisan batupasir memiliki nilai resistivitas yaitu 30-150 ohmmeter. Hasil dari korelasi penampang vertikal pada setiap titik dapat diketahui bahwa aliran hidrotermal terdapat pada lapisan batupasir yang memiliki sifat permeabilitas yang tinggi. Perbedaan ini disebabkan oleh keberadaan fluida yang mengisi pori batuan. Pada batupasir pori batuannya lebih besar sehingga terdapat fluida yang mengisi pori batuan dan mampengaruhi nilai resistivitas. Sedangkan batulempung memiliki sifat impermeabel, karena pori batuannya lebih kecil dan tidak baik dalam mengalirkan fluida.

Kata kunci: geolistrik VES, resistivitas, aliran hidrotermal.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK