PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF DAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIRENDAM PADA AIR TAWAR, AIR ASIN, DAN DITANAM DI DALAM TANAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF DAN AGREGAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI YANG DIRENDAM PADA AIR TAWAR, AIR ASIN, DAN DITANAM DI DALAM TANAH


Pengarang

Candra Pazlan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010082

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sebagai bahan konstruksi, beton merupakan pilihan utama yang digunakan dalam berbagai macam konstruksi bangunan sipil, terutama sebagai elemen struktur. Hal ini disebabkan karena beton mudah diperoleh dan pengerjaanya pun relatif mudah, Salah satu kelemahan dari beton adalah bertambahnya volume dari beton yang langsung bersentuhan dengan tanah maupun air laut. Cara untuk mengurangi kelemahan ini adalah dengan menggunakan FAS rendah dan menggunakan bahan tambah pada perencanaan beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat tekan beton terhadap benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm pada lingkungan yang direndam pada air tawar, air asin dan ditanam di dalam tanah. Adapun tinjauan masalah dari penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kuat tekan beton dengan campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%), abu cangkang sawit sebagai substitusi semen (15%), fly ash batu bara sebagai substitusi semen (15%), pasir pozzolan sebagai substitusi agregat halus (10%), kerak boiler cangkang sawit sebagai substitusi agregat halus (20%), kerak boiler cangkang sawit sebagai substitusi agregat kasar (40%), dan beton mutu tinggi tanpa material substitusi (normal) dengan umur beton selama 56 hari, 84 hari, dan 112 hari. Jumlah benda uji pada penelitian ini adalah 189 buah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai kuat tekan beton mutu tinggi menggunakan campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) sebesar 4,2% pada umur perawatan 112 hari dan campuran pasir pozzolan sebagai substitusi agregat halus (10%) sebesar 0,9% pada umur perawatan 112 hari untuk perawatan di air tawar terhadap beton tanpa material substitusi (normal). Untuk air asin campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) mengalami peningkatan sebesar 1,2% pada umur perawatan 56 hari; 4,9% pada umur perawatan 84 hari; dan 4,7% pada umur perawatan 112 hari terhadap beton tanpa material substitusi (normal). Untuk campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) yang ditanam didalam tanah mengalami peningkatan pada campuran abu pasir pozzolan sebagai substitusi semen (10%) sebesar 0,2% pada umur perawatan 56 hari dan 0,4% pada umur perawatan 84 hari terhadap beton tanpa material substitusi (normal).

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK