PENILAIAN KONDISI DAN ESTIMASI BIAYA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS PADA GEDUNG MAGISTER TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENILAIAN KONDISI DAN ESTIMASI BIAYA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS PADA GEDUNG MAGISTER TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

Rizki Pratama Saputra - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104101010112

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

bangunan penting yang digunakan untuk ruang perkuliahan dan kegiatan lainnya. Oleh karena itu, kegiatan pemeliharaan pada komponen bangunan sangat perlu dilakukan. Aspek-aspek dalam pemeliharaan bangunan sangat berguna untuk menjaga fungsi bangunan agar berjalan sesuai dengan yang direncanakan, meminimalkan pengeluaran yang lebih besar akibat kerusakan yang lebih besar, dan mencegah adanya penundaan pemakaian gedung akibat kegiatan rehabilitasi, rekonstruksi, ataupun restorasi (Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/PRT/2008,2008 :16). Adapun lingkup pemeliharaan bangunan meliputi perbaikan/penggantian komponen bangunan, komponen gedung, serta bahan bangunan. Gedung magister teknik sipil adalah bentuk fisik yang meliputi ruang perkuliahan, ruang administrasi dan ruang penunjang lainnya. Data yang akan digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dari hasil penilaian kondisi bangunan dilapangan. Pengumpulan data sekunder berupa AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan), Satuan Upah dan Material yang dikeluarkan oleh Walikota Banda Aceh. Metode pengolahan data dimulai dengan menilai kondisi kerusakan, menghitung jumlah volume kerusakan dan menghitung estimasi biaya pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Penilaian kondisi kerusakan bangunan pada gedung Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala berdasarkan persentase yang didapat dari biaya perbaikan dan biaya bangun baru gedung Magister teknik Sipil Universitas Syiah Kuala adalah 0,69%. Maka kerusakan bangunan masuk kedalam klasifikasi kerusakan tingkat ringan yang biaya maksimum perbaikannya mencapai 35% sesuai yang telah ditetapkan oleh Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 24/PRT/M/2008 (2008:15). Total estimasi biaya pemeliharaan bangunan gedung Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala yaitu sebesar Rp 14.858.454,-.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK