UPAYA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI ACEH DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UPAYA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI ACEH DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI ACEH


Pengarang

WIDYA ANGGRAINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104030046

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Anggraini, Widya. 2018. Upaya Badan Narkotika Provinsi Aceh dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika di Aceh. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Drs. Martunis, M.Si (2) Nurbaity, S.Pd, M.Ed
Kata Kunci : Narkotika, Pencegahan, Badan Narkotika Nasional
Narkotika merupakan suatu zat yang berasal dari sintetis maupun alami, yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi oleh tubuh. Narkotika terdiri dari bermacam-macam dengan bahaya yang sangat beragam. Badan Narkotika Nasional adalah lembaga non keperintahan yang bertugas dan berwenang dalam menjalankan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Penelitian ini bertujuan untuk melihat upaya apa saja yang dilakukan BNN Provinsi Aceh dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif serta menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini merupakan staf anggota BNN Provinsi Aceh. Subjek penelitian dipilih melalui teknik snowball, yaitu jumlah subjek akan bertambah selama data yang diperoleh belum mencukupi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang dilakukan oleh BNN Provinsi Aceh yaitu, pertama melakukan advokasi dengan pihak kepolisian dan instansi lainnya, kedua melakukan diseminasi informasi elektronik maupun non elektronik serta penyuluhan maupun sosialisasi dan terakhir yaitu memberikan pelayanan rehabilitasi berupa rawat jalan tanpa dikenai biaya atau gratis. Pelaksanaan upaya pencegahan dilakukan rutin oleh pihak BNNP. Pada pelaksanaan upaya pencegahan tersebut, terdapat beberapa kendala yang dialami. Kendala tersebut berupa terbatasnya anggaran atau minimnya dana untuk pelaksanaan program. Tidak terdapatnya fasilitas rawat inap pada pelayanan rehabilitasi. Serta kurangnya dukungan dari masyarakat untuk ikut terlibat secara langsung dalam upaya menjauhi narkotika. Upaya pencegahan akan menghasilkan dampak yang besar apabila seluruh pihak ikut terlibat dalam upaya tersebut. Karena dalam pencegahan ini, tidak dapat hanya mengandalkan upaya sebelah pihak saja. Tetapi harus mencakup keseluruhan berupa pemerintahan, instansi-instansi dan masyarakat.


?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK