Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PARAMETER KONSOLIDASI
Pengarang
ANGGI SAPUTRI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504001010025
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tanah di dalam teknik sipil tidak hanya sebagai bahan bangunan, tetapi juga
berfungsi sebagai pendukung kekuatan konstruksi dasar bangunan. Saat tanah
menerima beban akan terjadi penurunan, untuk tanah lempung penurunan dapat
berlangsung dalam waktu lama. Perbedaan penurunan muka tanah dapat
mengakibatkan struktur konstruksi diatasnya menjadi tidak stabil, rusak atau
mengalami kegagalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
penambahan abu sabut kelapa sebagai bahan stabilisasi terhadap parameter
konsolidasi. Klasifikasi tanah pada 0% dengan AASHTO tergolong kelompok A7-5(24)
(tanah lempung sedang sampai buruk). Menurut USCS tergolong tanah
lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi. Dari penelitian tugas
akhir ini adalah untuk mencari nilai kemampatan tanah yang meliputi nilai
koefisien konsolidasi (Cv) yang menggambarkan kecepatan kompresi tanah
terhadap waktu, nilai indeks kompresi (Cc) dan penurunan konsolidasi (s). Variasi
penambahan abu sabut kelapa pada tanah lempung yaitu 3%, 6%, 9%, dan 12%
terhadap nilai konsolidasi pada tanah lempung di Desa Ateuk Angguk Kecamatan
Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Dan hasil Penambahan limbah abu sabut
kelapa mengurangi indeks pemampatan (Cc) dari tanah asli 0% sebesar 0,0878038
terhadap 3% mulai penurunan 0,07842330, pada 6% turun kembali 0,0714579
pada 9% 0,0536782 dan pada 12% 0,0470738, Pada sampel tanah 0% nilai
koefisien konsolidasi (Cv) adalah 1,5156E-05 (cm
2
/det) pada sampel 3%
mengalami penurunuan 1,4815E-05 (cm
2
/det) pada sampel 6% mengalami
kenaikan 3,1067E-05 (cm
2
/det) pada sampel 9% penurunan kembali sebesar
2,8698E-05 (cm
2
/det) dan pada sampel 12% mengalami peningkatan sebesar
3,4722E-05 (cm
2
/det), nilai penurunan pada tanah asli (0%) adalah sebesar
0,258164, yang kemudian mengalami pengurangan menjadi 0,155978 pada variasi
(12%). Dengan demikian penggunaan abu sabut kelapa sebagai bahan stabilisasi
dapat mengurangi penurunan sehingga daya dukung tanah desa ateuk anggok saat
menerima beban semakin stabil.
Kata kunci: Stabilisasi, Abu sabut kelapa, Konsolidasi
Tidak Tersedia Deskripsi
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PARAMETER KONSOLIDASI (ANGGI SAPUTRI, 2018)
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP NILAI CBR RENDAMAN (SOAKED) (SAFRIANI, 2018)
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP NILAI CBR TANPA RENDAMAN (VANNY AYU LESTARI, 2018)
STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PARAMETER KUAT GESER MENGGUNAKAN ALAT UJI DIRECT SHEAR (HERLIAWAN, 2018)
STABILISASI TANAH LEMPUNG DESA ATEUK ANGGOK DENGAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BEBAS (UNCONFINED COMPRESSION STRENGTH) (INDAH PATIJA, 2019)