<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="45535">
 <titleInfo>
  <title>PENENTUAN KADAR ASPAL OPTIMUM (KAO) PADA BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN PP (POLYPROPYLENE) 2% DAN 6%</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Alfat Zainullah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kadar aspal optimum (KAO) menjadi persyaratan mutlak dalam setiap campuran lapis perkerasan beraspal. Pada sistem perkerasan lentur (flexible pavement) dipakai material aspal sebagai bahan pengikat agregat, salah satunya cara untuk meningkatkan kualitas aspal dan perkerasan lentur dapat dilakukan dengan penambahan Polypropylene (PP).Penelitian ini bertujuan membandingkan KAO yang ditambahkan 2% dan 6% Polypropylene (PP) pada campuran (AC-WC) dan Portland cement sebagai filler. Tahapan awal pada penelitian ini yaitu mencari Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan menambahkan langsung Polypropylene (PP) (2%,6%) dan  Portland semen (PC) sebagai filler terhadap berat campuran pada agregat. Pengujian yang dilakukan terhadap penelitian membuat benda uji dengan variasi plastik polypropylene yang memenuhi syarat, menyiapkan peralatan yang digunakan, pengujian marshall dan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan dari persentase Polypropylene (PP) dan Portland semen sebagai filler, nilai parameter marshall, pada kadar aspal optimum (KAO) 6.00% dengan penambahan Polypropylene (PP) 2% dan 6% pada kadar aspal optimum (KAO) 5.75% dengan penambahan Polypropylene (PP) 2% dan 6%. Nilai persentase pada KAO 6.00% dan 5.75% memiliki stabilitas tertinggi pada campuran 6% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 6.00% yaitu 1821.00 kg . Nilai flow tertinggi ada pada campuran 2% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 6.00% yaitu 4.4 mm. Nilai MQ tertinggi ada pada campuran 6% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 5.75% yaitu 699.00 Kg/mm. Nilai density tertinggi ada pada campuran 6% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 6.00% yaitu 2.50 gr/mm. Nilai VIM tertinggi ada pada campuran 2% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 5.75% yaitu 4.80%. Nilai VMA tertinggi ada pada campuran 2% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 6.oo % yaitu 19.06%. Nilai VFA tertinggi ada pada campuran 6% Polypropylene (PP) pada kadar aspal 6.00% yaitu 77.99 %. &#13;
&#13;
Kata kunci : kadar aspal optimum (kao), polypropylene (pp), portland cement (pc).</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>45535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-27 23:49:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-28 09:25:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>