Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENENTUAN KADAR ASPAL OPTIMUM (KAO) PADA BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK PET (POLYETHYLENE TEREPHTHALATE) 2,7% DAN 6,7%
Pengarang
Chandra Putra Pratama - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404001010134
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Aspal sebagai bahan pengikat dalam campuran beraspal pada system perkerasan lentur
mempunyai pengaruh yang besar terhadap umur pelayanan lapis perkerasan jalan.
Oleh sebab itu kadar aspal dalam suatu campuran aspal menjadi bagian yang sangat
penting. Kadar aspal optimum pada campuran aspal harus memenuhi persyaratan
spesifikasi teknik 2010, seperti nilai VIM, VMA, VFB, Flow. Penelitian ini bertujuan
membandingkan KAO yang ditambahkan 2,7% dan 6,7% limbah plastik polyethyelene
terephthalate (PET) pada campuran (AC-WC). Tahapan awal pada penelitian ini yaitu
mencari Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan menambahkan polyethylene
terephthalate (PET) 2,7% dan 6,7%. Penelitian yang dilakukan terhadap penelitian,
membuat benda uji dengan variasi limbah plastik polyethyelene terephthalate (PET)
yang telah memenuhi syarat, menyiapkan peralatan yang digunakan pengujian
Marshall dan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan dari
persentase limbah plastik polyethyelene terephthalate (PET). Nilai parameter marshall
pada kadar aspal optimum (KAO) 5,80% dengan penambahan PET 2,7% dan pada
kadar aspal optimum 6,20% dengan penambahan PET 6,7%. Nilai persentase pada
KAO 5,80% dan 6,20% memiliki stabilitas tertinggi pada campuran 6,7% PET pada
kadar aspal 5,75% yaitu 1940,00 kg. Nilai flow tertinggi ada pada campuran 2,7% PET
pada kadar aspal 6,20% yaitu 3,80 mm. Nilai MQ tertinggi ada pada campuran 6,7%
PET pada kadar aspal 5,80% yaitu 591,00 Kg/mm. Nilai density tertinggi ada pada
campuran 2,7% PET pada kadar aspal 6,20% yaitu 2,47 gr/mm. Nilai VIM tertinggi
ada pada campuran 6,7% PET pada kadar aspal 5,80% yaitu 4,85%. Nilai VMA
tertinggi ada pada campuran 6,7% PET pada kadar aspal 5,80 % yaitu 18,80%. Nilai
VFA tertinggi ada pada campuran 2,7% PET pada kadar aspal 6,20% yaitu 84,10%.
Kata Kunci : kadar aspal optimum (kao), polyethylene terephthalate (pet), portland cement
(pc).
Tidak Tersedia Deskripsi
PENENTUAN KADAR ASPAL OPTIMUM (KAO) PADA BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN POLYSTYRENE (PS) 5% DAN 7% (Mirza Irfansyah, 2018)
PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH BOTOL PLASTIK TERHADAP KARAKTERISTIK ASPAL PORUS DENGAN SUBSTITUSI ABU VULKANIK SINABUNG SEBAGAI FILLER (YUSNAIDI NATA, 2020)
ANALISIS KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) DENGAN PENAMBAHAN POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN ABU SEKAM PADI (MIRZA AL MAHBUBI, 2016)
PENGARUH SUBSTITUSI KOMBINASI LIMBAH PLASTIK PADA ASPAL PEN. 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Aprilyani, 2016)
PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SERTA PENGGUNAAN FILLER ABU ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS DENGAN CARA KERING (ISNANDA, 2017)