<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="45389">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN DAYA DUKUNG TANAH DENGAN METODE MEYERHOF DI SEKITAR BANTARAN KANAL ELAK KRUENG ACEH DESA LIMPOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Harselita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Daya dukung tanah merupakan hal  yang sangat penting dalam perencanaan suatu &#13;
pondasi beserta struktur diatasnya. Daya dukung tanah yang  diharapkan untuk &#13;
mendukung fondasi adalah daya dukung yang mampu memikul beban struktur, &#13;
sehingga fondasi mengalami penurunan yang masih berada dalam batas toleransi. &#13;
Tanah di alam sering tidak dapat langsung digunakan untuk suatu konstruksi &#13;
karena tanah memiliki sifat-sifat fisis dan mekanis yang berbeda, dari yang &#13;
mempunyai daya dukung rendah sampai yang mempunyai daya dukung tinggi. &#13;
Salah satunya yaitu dengan cara  ditinjau  dari  segi  daya dukung pada tanah.&#13;
Daerah yang menjadi tinjauan pada penelitian ini  adalah sekitar bantaran  Sungai &#13;
Krueng Aceh Desa Limpok, dikarenakan daerah tersebut terdapat beberapa rumah &#13;
tinggal warga. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan menghitung daya &#13;
dukung tanah dengan metode Meyerhof. Sebelum melakukan perhitungan, &#13;
terlebih dahulu  mengambil sampel tanah tidak terganggu (Undisturb Sample) 3 &#13;
titik di sekitar bantaran sungai Krueng Aceh. Selanjutnya adalah  melakukan &#13;
pengujian berat jenis,  batas cair, batas plastis, analisa saringan, dan pengujian &#13;
geser langsung (Direct Shear).  Tanah tersebut menurut klasifikasi AASHTO&#13;
termasuk  golongan A-7-6.  Sedangkan  menurut klasifikasi USCS  termasuk dalam &#13;
golongan tanah lempung anorganik dengan plastisitas rendah sampai dengan &#13;
sedang lempung berkerikil, lempung berpasir, lempung berlanau,  (CL).  Hasil &#13;
perhitungan  kapasitas dukung tanah  menggunakan  metode  Meyerhof meliputi &#13;
menghitung kapasitas dukung ultimit, dan menghitung beban yang diizinkan &#13;
untuk mengetahui faktor aman pada kapasitas dukung tanah tersebut.   Hasil yang &#13;
diperoleh dari perhitungan daya dukung  tanah  pada titik 1 sebesar  9038,574  kg, &#13;
pada titik 2 sebesar  13589,230  kg, dan pada titik 3  sebesar  21479,501  kg.  Pada &#13;
lokasi pengambilan sampel tanah di sekitar bantaran Kanal Elak Krueng Aceh &#13;
hanya sebagai lokasi pengambilan sampel Tugas Akhir saja, tidak dibenarkan &#13;
untuk dibangunnya rumah, dikarenakan lokasi tersebut termasuk lokasi Kanal &#13;
Elak banjir. Maka lokasi tersebut hanya dapat digunakan untuk lahan perkebunan &#13;
saja. &#13;
Kata Kunci : Daya Dukung Tanah, Kapasitas Dukung Tanah, Meyerhof.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>45389</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-27 10:04:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-27 10:26:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>