Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENGGUNAAN NANO MATERIAL BIJIH BESI TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI
Pengarang
Kasful Adli P - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104101010071
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perbedaan ukuran agregat pada beton menimbulkan pori-pori dengan ukuran yang beragam, dari yang kasat mata hingga yang berukuran mikroskopis. Nano material bijih besi adalah bentuk nano dari mineral besi yang terdapat di alam yang diperoleh dengan menghancurkan partikel-partikel mineral bijih besi hingga berukuran nano yang berada pada rentang 1-100 nm. Beton mutu tinggi adalah beton dengan kuat tekan lebih besar atau sama dengan 41,4 MPa (SNI 03-6468-2000). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan nano material bijih besi sebagai substitusi semen dengan persentase masing-masing; 3%, 6% dan 10% dari total berat semen yang digunakan terhadap hasil uji kuat tekan dan kuat tarik belah beton mutu tinggi normal (0%). Kuat tekan rencana adalah 70 MPa dengan FAS sebesar 0,3. Material pembentuk beton yang digunakan adalah semen portland tipe I, batu pecah (split) diameter maksimum 12 mm, pasir, air dan menggunakan Superplasticizer ViscoCrete 10 dengan persentase 1,5% dari berat semen. Pengujian kuat tekan menggunakan benda uji silinder berukuran 10 cm x 20 cm dan pengujian kuat tarik belah menggunakan benda uji silinder berukuran 15 cm x 30 cm. Hasil pengujian kuat tekan menunjukkan peningkatan kekuatan pada variasi 6% sebesar 7,43% terhadap beton mutu tinggi normal (0%) pada umur beton 7 hari. Peningkatan kuat tekan juga terjadi pada variasi 10% sebesar 1,64% terhadap beton mutu tinggi normal (0%) pada umur beton 28 hari. Hasil pengujian kuat tarik belah menunjukkan peningkatan kekuatan pada variasi 3% sebesar 15,73%, variasi 6% sebesar 49,6% dan variasi 10% sebesar 14,11% terhadap beton mutu tinggi normal (0%). Persentase optimum penggunaan nano material bijih besi sebagai substitusi semen terjadi pada variasi 6% baik pada kuat tekan maupun pada kuat tarik belah.
Kata kunci: Beton mutu tinggi, Nano material bijih besi, Kuat tekan, Kuat tarik belah
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN NANO BIJIH BESI SEBAGAI FILLER (FIRDHA RIANSYAH, 2020)
PENGARUH PENGGUNAAN SERAT POLYPROPYLENE TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI (TIARA DAMAYANTI, 2020)
ANALISIS KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN FLY ASH BATU BARA SEBAGAI ADITIF DAN BIJIH BESI SEBAGAI FILLER YANG DITAMBAHKAN SERAT POLYPROPYLENE (Edi Mardiono, 2020)
PENGARUH PERBEDAAN LINGKUNGAN PERAWATAN TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI (MUHAMMAD KAUTSAR, 2021)
STUDI KUAT TARIK BELAH BETON MUTU ULTRA TINGGI MENGGUNAKAN TANAH DIATOMAE SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN DENGAN TAMBAHAN SERAT KACA (Abdan Syakura, 2021)