KAJIAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI JALAN JURONG DAGANG, CEURIH, ULEE KARENG, KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE DI JALAN JURONG DAGANG, CEURIH, ULEE KARENG, KOTA BANDA ACEH


Pengarang

RIZKY SUCIPTO - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404001010023

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kota Banda Aceh merupakan salah satu kawasan yang menampung segala aktifitas penduduk dan selalu mengalami perkembangan. Tempat yang dibangun pemukiman atau prasarana aktifitas jual beli, akan identik dengan permasalahan lingkungan. Seperti di Jalan Jurong Dagang, Ceurih, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, fungsi drainase semakin berkurang sehingga saat hujan terjadilah banjir yang disebabkan karena debit air tidak mampu ditampung oleh saluran eksisting. Faktor penyebab berkurangnya kemampuan drainase tersebut adalah sampah, vegetasi liar, sedimen, dan pengaruh dari pembangunan rumah/pertokoan yang mengubah dimensi saluran eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan ulang sistem drainase di Jalan Jurong Dagang. Data yang digunakan adalah data primer, diperoleh melalui pengamatan langsung seperti data penampang saluran dan kondisi lapangan lalu data sekunder yaitu data yang diperoleh dari instansi terkait untuk membantu pengumpulan dan pengolahan data selama penelitian. Metode pengolahan data dilakukan dengan perhitungan secara manual mulai dari analisa hujan rencana, analisa debit rencana dengan metode rasional sampai analisa saluran rencana baru untuk periode 2 tahun (Analisa Frekuensi Curah Hujan Metode Gumbel). Hasil akhir dari penelitian ini adalah perubahan dimensi saluran eksisting, contoh yang bisa diambil 2 sampel yaitu saluran eksisting T1 sebelum perencanaan memeliki lebar saluran (b) = 0,63 m, tinggi basah (air) (h) = 0,56 dan tinggi saluran (H) = 0,61 m, lalu setelah perhitungan rencana 2 tahun saluran eksisting memiliki lebar saluran (b) = 1 m, tinggi basah (air) (h) = 0,5 dan tinggi saluran (H) = 0,7 m dengan nilai tinggi jagaan (f) = 0,17 m (digunakan untuk saluran T1 sampai T6), dan saluran eksisting T7 sebelum perencanaan memiliki lebar saluran saluran (b) = 0,53 m, tinggi basah (air) (h) = 0,46 dan tinggi saluran (H) = 0,55 m, lalu setelah perhitungan rencana 2 tahun saluran eksisting memiliki lebar saluran (b) = 1,2 m, tinggi basah (air) (h) = 0,6 dan tinggi saluran (H) = 0,8 m, dengan nilai tinggi jagaan (f) = 0,21 m (digunakan untuk saluran T7 sampai T14). Perhitungan ini tanpa mengubah jenis penampangnya dan diharapkan fungsi dari desain rencana eksisting baru ini mampu menjaga debit air yang masuk secara optimal.

Kata kunci : drainase, debit, banjir, eksisting, perencanaan ulang, gumbel

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK