<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="45265">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL PEFORMANCE WIND CUP TURBIN VENTILATOR DENGAN INNERFAN TERHADAP VARIASI JUMLAH BLADE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Teuku Ahmad Dio Ananda Setia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Turbin ventilator adalah alat untuk menghisap udara pada suatu ruangan  untuk mengoptimalkan sirkulasi udara pada ruangan tersebut. Alat ini juga termasuk  exhaus fan tetapi tidak menggunakan listrik, alat ini memanfaatkan energi angin sebagi energi penggerak. Ada beberapa pengembangan pada alat ini, beberapa diantaranya penambahan wind cup untuk menambah daya putar pada turbin ventilator dan penambahan ukuran turbin ventilator dan kipas innerfan untuk menambah ventilator rate yang lebih optimal. Dari hal tersebut maka dilakukanlah eksperimen perbandingan jumlah sudu pada innerfan dengan kemiringan sudut 30º. Pengujian dilakukan pada ruang uji yang diberikan beban panas sebesar 70 ºC sedangkan temperatur lingkungan atau di luar ruangan 29 ºC. Perlakuan pada eksperimen yaitu membandingan penurunan temperatur pada ruang uji yang dihasilkan oleh turbin yang tidak menggunakan innerfan dan penggunaan innerfan dengan variasi jumlah blade yang berbeda. Turbin yang menggunakan innerfan lima blade menghasilkan kinerja paling bagus pada pengujian ini degan perbandingan penurunan temperatur 4 ºC dengan turbin yang tidak menggunakan blade pada menit pertama. Pada penelitian ini juga membuktikan pengaruh chimney effek yang akan terjadi pada perbedaan temperatur antara diluar dan didalam ruangan uji sehingga meng hasilkan putaran pada turbin tanpa bantuan dari energi angin. Turbin ventilator baru mulai bergerak ketika temperatur di dalam ruangan mencapai 58 oC sedangkan di lura ruang uji hanya 29 oC, dan meng hasilkan putaran sebesar 20 Rpm.&#13;
&#13;
Kata kunci: Wind cup turbin ventilator, blade,&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>45265</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-20 19:40:53</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-21 09:05:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>