ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON (AC-WC) AKIBAT SUBSTITUSI AGREGAT HALUS SABANG DAN ABU KULIT KOPI-SERBUK BATA MERAH SEBAGAI FILLER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON (AC-WC) AKIBAT SUBSTITUSI AGREGAT HALUS SABANG DAN ABU KULIT KOPI-SERBUK BATA MERAH SEBAGAI FILLER


Pengarang

CUT MEDINA NITTANO SAFIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404101010094

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pelaksanaan pekerjaan konstruksi jalan di Sabang selama ini harus mendatangkan material dari Kabupaten Aceh Besar karena agregat dari Sabang memiliki karakteristik dengan porositas yang tinggi. Hal ini mengakibatkan biaya pengadaan material jalan di Sabang menjadi mahal. Maka dilakukan upaya pemanfaatan material lokal secara maksimal. Penggunaan agregat halus Sabang dengan substitusi filler serbuk bata merah dan abu kulit kopi (SBM-AKK) diharapkan dapat menjadi alternatifnya. Maka di ambil suatu rumusan masalah yaitu bagaimana karakteristik campuran aspal beton AC-WC akibat substitusi agregat halus Sabang dengan filler SBM-AKK serta berapa persen komposisi penggunaan filler SBM-AKK optimum pada campuran aspal yang menggunakan substitusi agregat halus sabang yang telah didapatkan persentase optimumnya terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat halus Sabang dengan substitusi filler SBM-AKK terhadap karakteristik campuran laston lapis aus (AC-WC). Tahap awal penelitian ini adalah mencari nilai kadar aspal optimum (KAO). Selanjutnya dibuat benda uji dengan kombinasi agregat halus Sabang dan filler SBM-AKK dengan komposisi masing-masing 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi yang memenuhi spesifikasi adalah komposisi 50% agregat halus Sabang pada kadar aspal 5,87% dan kombinasi 50% agregat halus Sabang-50% filler SBM-AKK pada kadar aspal 5,87%. Nilai stabilitas dan flow cenderung menurun dengan bertambahnya komposisi agregat halus Sabang dalam campuran sebesar 15,10% untuk stabilitas dan 1,12% untuk flow. Sedangkan untuk campuran aspal penambahan filler SBM-AKK nilai stabilitas bertambah sebesar 25,15%, namun nilai flow mengalami penurunan seiring bertambah substitusi filler SBM-AKK ke dalam aspal sebesar 12,38%.


Kata kunci: Agregat Halus Sabang, Subtitusi Filler , Abu Kulit Kopi, Serbuk Bata Merah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK