Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGELOMPOKAN SMA/MA JURUSAN IPA DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN METODE K-MEANS DAN K-MEDIANS
Pengarang
NURUL HUSNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1408108010045
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penyelenggaran Ujian Nasional (UN) pada tahun 2016 dan 2017 menggunakan 2 cara yaitu Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Untuk menggambarkan kondisi pendidikan pada tahun tersebut, akan dilakukan pengelompokan SMA/MA jurusan IPA di Provinsi Aceh berdasarkan nilai UN dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN) menggunakan metode K-means dan K-medians clustering. Jumlah SMA/MA jurusan IPA yang akan dikelompokan pada penelitian adalah 610. Penentuan metode terbaik pada penelitian ini menggunakan validitas internal yang terdiri atas connectivity, dunn index, dan silhouette width. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, metode K-means terpilih sebagai metode terbaik dengan jumlah cluster (k) yang terbaik adalah 4 cluster. Penentuan peringkat cluster berdasarkan nilai UN & IIUN pada pengelompokan tahun 2016 berdasarkan statistik rata-rata, median, minimum, dan maksimum. Sementara, untuk tahun 2017 berdasarkan statistik rata-rata, median, minimum, maksimum, dan standar deviasi. Dari tahun 2016 ke tahun 2017, berdasarkan total jumlah anggota cluster disimpulkan bahwa, peringkat 1 dan 2 mengalami penurunan jumlah SMA/MA yaitu, dari 183 menjadi 94 dan dari 148 menjadi 69. Sementara, peringkat 3 dan 4 mengalami peningkatan jumlah SMA/MA yaitu, dari 123 menjadi 133 dan dari 156 menjadi 314. Berdasarkan nilai rerata UN disimpulkan bahwa, peringkat 1 dan 3 mengalami penurunan nilai rerata serta peringkat 2 dan 4 mengalami peningkatan. Sementara nilai IIUN mengalami peningkatan pada semua peringkat dalam cluster. Penurunan jumlah SMA/MA dan rerata UN pada peringkat tinggi yaitu peringkat 1 dan 2 dan peningkatan pada peringkat rendah yaitu peringkat 3 dan 4 tersebut diduga salah satunya disebabkan karena adanya peningkatan jumlah SMA/MA yang melaksanakan UNBK, yaitu dari 49 SMA/MA pada tahun 2016 menjadi 368 SMA/MA pada tahun 2017.
Kata kunci: IIUN, K-means clustering, K-medians clustering, UN, UNBK, validasi internal.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN AGGLOMERATIVE HIERARCHICAL CLUSTERING DALAM MENGELOMPOKKAN SMA/MA JURUSAN IPS DI PROVINSI ACEH (TESSA PRIHARTINA PARHUSIP, 2019)
PENGELOMPOKAN DAYAH DAN BALAI PENGAJIAN DI KABUPATEN PIDIE MENGGUNAKAN METODE K-MEANS (Maulidarwati, 2022)
RANCANG BANGUN APLIKASI PENENTUAN LOKASI DAN ESTIMASI JUMLAH ORANG DI DALAM GEDUNG BERBASIS INDOOR LOCALIZATION SYSTEM MENGGUNAKAN ALGORITMA KMEANS (INDRA AZHARI, 2022)
METHODS APPLIED BY THE TEACHERS IN TEACHING SPEAKING FOR GRADE XII OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS (A QUALITATIVE STUDY AT SMAN 2 BANDA ACEH) (FRILLA GEUBRINA DJUFRI, 2014)
PERBANDINGAN PENGELOMPOKAN PROVINSI DI INDONESIA BERDASARKAN INDIKATOR INDEKS PEMBANGUNAN KETENAGAKERJAAN ANTARA TAHUN 2019 DAN 2020 DENGAN DBSCAN (DENSITY BASED SPATIAL CLUSTERING OF APPLICATIONS WITH NOISE) (UMMIRA SHALEHA, 2022)