PEMANFAATAN BATU KARANG GUNUNG PULAU WEH UNTUK CAMPURAN BETON ASPAL AC-WC DENGAN VARIASI ASPAL RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PEN 60/70 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN BATU KARANG GUNUNG PULAU WEH UNTUK CAMPURAN BETON ASPAL AC-WC DENGAN VARIASI ASPAL RETONA BLEND 55 DAN ASPAL PEN 60/70


Pengarang

HERMANSYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200060017

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Material untuk konstruksi perkerasan jalan pada umumnya menggunakan bahan standar yang berasal dari bahan alam seperti batu dan pasir. Namun demikian tidak semua daerah memiliki material standar untuk perkerasan jalan, salah satunya daerah kepulauan seperti Kota Sabang, Provinsi Aceh. Mendatangkan material standar dari Aceh Besar membutuhkan biaya yang besar. Menanggulangi hal ini perlu diupayakan pemanfaatan material lokal secara maksimal sebagai alternatif. Pemanfaatan batu karang gunung diharapkan dapat menjadi alternatifnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ketahanan campuran aspal dengan menggunakan agregat batu karang gunung pulau weh sebagai campuran beton aspal AC-WC dengan variasi aspal retona blend 55 (RB55) dan aspal pen 60/70. Tahapan penelitian ini mulai dari pembuatan benda uji 4 variasi campuran dengan kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7%. Selanjutnya menghitung KAO dan melakukan pengujian durabilitas pada rendaman 30 menit dan 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kadar aspal optimum (KAO) untuk campuran AC-WC dengan menggunakan 100% aspal pen 60/70 (5,75%), 100% aspal retoa blend 55 (5,80%), variasi 50% aspal Pen. 60/70 dan 50% aspal RB55 (5,90%), 75% aspal Pen. 60/70 dan 25% aspal RB55 (5,84%). Dari uji Marshall 4 variasi campuran aspal menunjukkan nilai stabilitas semua variasi memenuhi syarat spesifikasi (>800 kg persyaratan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi terbaik adalah campuran dengan menggunkan variasi aspal pen 60/70 (100%) nilai stabilitas Stabilitas Marshall > 800 kg, nilai durabilitas 90,60% dan MQ > 250 kg/mm, nilai kelelehan (flow), VIM, VMA dan VFB memenuhi spesifikasi criteria Marshall.

Kata kunci : Campuran AC-WC, Batu karang gunung, Pulau Weh Sabang, Aspal Retona Blend 55, Aspal Pen 60/70.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK