PENGARUH SUBSTITUSI GONDORUKEM PADA ASPAL PEN 60/70 DAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON AC-WC | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH SUBSTITUSI GONDORUKEM PADA ASPAL PEN 60/70 DAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON AC-WC


Pengarang

MUHAMMAD RIZKY MULYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404101010118

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Jalan raya adalah prasarana transportasi yang merupakan unsur penting pada pengembangan kehidupan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Laston adalah lapisan permukaan yang terdiri dari campuran aspal keras dan agregat yang bergradasi menerus. Laston bersifat kedap air, mempunyai nilai struktural, awet terhadap berat campuran, dan dapat digunakan untuk lalu lintas ringan, sedang, dan berat. Salah satu alternatif untuk menghindari kerusakan tersebut yaitu dengan menambahkan polimer pada campuran aspal. Polimer yang digunakan berupa gondorukem sebagai pensubtitusi aspal. Gondorukem adalah bahan yang dihasilkan oleh pengolahan getah dari pohon pinus. Tujuan utama dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik Marshall campuran laston AC-WC dengan substitusi gondorukem 4% dan 8% pada aspal pen 60/70 terhadap berat aspal dan filler kombinasi abu ampas tebu, serta mengetahui pengaruh rendaman dengan variasi waktu 30 menit dan 24 jam. Abu ampas tebu menjadi salah satu alternatif pengganti filler dengan memanfaatkan limbah ampas tebu. Abu ampas tebu adalah hasil pembakaran dari ampas tebu dan menghasilkan limbah yang diproses dari pembuatan gula dan memiliki kualitas hitam keabu-abuan, sebesar 50%, 75%, 100%. Metode pengujian yang digunakan mengikuti prosedur pengujian Marshall dan pengujian durabilitas pada kadar aspal optimum terbaik dengan menggunakan metode cara kering (Dry Process). Dari hasil penelitian ini diperoleh kadar aspal optimum (KAO) yaitu 5,87% dengan substitusi 4% gondorukem dan 6,35% dengan substitusi 8% gondorukem pada aspal pen 60/70, sehingga didapat KAO terbaik pada substitusi 4% gondorukem serta penggunaan filler kombinasi abu ampas tebu dan semen portland yaitu (AAT 50%:PC 50%) dengan menggunakan agregat halus Indrapuri Kabupaten Aceh Besar (AHI 100%), adapun nilai density (2,35 t/m3), VIM (4,88%), VMA (18,22%), VFA (73,23%), stabilitas (1786,50 kg), flow (3,00 mm), Marshall Quotient (617,34 kg/mm), nilai durabilitas diperoleh yaitu 91,72% sesuai dengan Spesifikasi 2010 revisi 3 tahun 2014 yaitu > 90%.

Kata Kunci : Gondorukem, Aspal Pen 60/70, Abu Ampas tebu, Semen, Campuran Beton
Aspal, Polimer Elastomer

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK