Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NOMOR: 198/PID.SUS/2015/PN-MBO TENTANG TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERAT TERHADAP ANAK
Pengarang
Intan Masih - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1403101010033
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
INTAN MASIH,
2018
(Nurhafifah, S.H., M.Hum)
Putusan Pengadilan Negeri Nomor: 198/Pid.Sus/2015/PN-Mbo memutuskan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur dalam Pasal 80 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak tanpa melihat lebih teliti bahwa terdakwa melakukan penganiayaan berat terhadap anak yang termaksud dalam Pasal 80 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak yang berbunyi: “Dalam hal anak sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000.00 (seratus juta rupiah)” dimana Pasal tersebut lebih memenuhi unsur dan sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa”.
Penulisan studi kasus ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa putusan Nomor: 198/Pid.Sus/2015/PN-Mbo salah, karena Jaksa Penuntut Umum salah menerapkan pasal dalam surat dakwaan dan hakim yang kurang cermat dalam memuat pertimbangan di persidangan sehingga asas keadilan tidak tercapai.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yaitu metode penelitian hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Studi kepustakaan dilakukan dengan memperoleh data sekunder yaitu melalui serangkaian membaca, mengutip, menelaah perundang-undangan yang berkaitan dengan objek penelitian. Sedangkan alat penelitian yang digunakan adalah studi dokumen yang merupakan dokumen-dokumen hukum berupa putusan pengadilan, doktrin hukum, kamus hukum, dan artikel yang berkaitan dengan kasus yang diteliti.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa Jaksa Penuntut Umum salah menerapkan Pasal 80 Ayat (1) UU No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dalam surat dakwaan. Seharusnya Jaksa Penuntut Umum menerapkan Pasal 80 Ayat (2) UU No.35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak sesuai dengan tindak pidana yang dilakukan terdakwa. Demikian pula dalam pertimbangan hukum dari putusan hakim, yang tidak melihat fakta-fakta di persidangan sehingga tidak terpenuhinya asas keadilan dalam putusan hakim.
Disarankan Jaksa Pununtut Umum harus lebih teliti dalam membuat surat dakwaan. Demikian juga hakim diharapkam dalam memberikan putusan harus memperhatikan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, sehingga putusan yang diberikan oleh hakim tidak terdapat kekeliruan dalam menjatuhkan putusan, hakim juga diharapkan dapat membuat putusan seadil-adilnya dan bijaksana sehingga tidak ada yang dirugikan dan tidak meresahkan masyarakat dengan putusan hakim tersebut.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI JANTHO NOMOR : 22/PID.AN/2012/PN-JTH TENTANG ANAK PELAKU TINDAK PIDANA YANG BERSAMA-SAMA MELAKUKAN TINDAK PENYANIAYAAN TERHADAP ANAK YANG
MENGAKIBATKAN KEMATIAN (NURKHAIRINA, 2014)
PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI ANDOOLO NOMOR 36/PID.SUS/2015/PN.ADL) (KHAIRIL ANWAR R, 2019)
UPAYA PEMBERIAN RESTITUSI TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG MENYEBABKAN LUKA BERAT (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Rino Alfian, 2021)
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH NOMOR 133/PID.B/2023/PN BNA TENTANG TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (AULIA KHARI, 2024)
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN NOMOR-/PID.SUS-ANAK/2022/PN TKN. ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN DAN MENGAKIBATKAN HILANGNYA NYAWA ORANG (Mulya Rizkina, 2024)