PENGARUH KEDALAMAN POTONG TERHADAP KERATAAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES FACE DAN END MILLING MENGGUNAKAN MESIN CNC HEADMEN ZXK-32B | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH KEDALAMAN POTONG TERHADAP KERATAAN DAN KEKASARAN PERMUKAAN PADA PROSES FACE DAN END MILLING MENGGUNAKAN MESIN CNC HEADMEN ZXK-32B


Pengarang

Miftahul Jannah Ibr - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104102010054

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penilitian ini digunakan pada proses Face dan End Milling dengan memvariasikan kedalaman potong (a) yaitu : 0,1.0,2.0,3.0,4.0,5 (µm) menggunakan mesin CNC HEADMAN ZXK-32B. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedalaman potong terhadap kerataan dan kekasaran permukaan benda uji dari hasil proses Face dan End Milling pada baja karbon sedang. Analisa kerataan dan kekasaran permukaan menggunakan alat ukur Surftest SV-400 Mitutoyo dan Dial Indicator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekasaran tertinggi pada Face Mill melintang dari arah pemotongan adalah 1,36 µm dengan kedalaman potong (0,3) dan nilai terendahnya adalah 1,09 µm dengan kedalaman potong (0,4). Nilai kekasaran tertinggi pada Face Mill searah pemotongan adalah 0,99 µm dengan kedalaman potong (0,3) dan nilai kekasaran terendahnya adalah 0,63 µm dengan kedalaman potong (0,2). Pada End Mill melintang terdapat nilai kekasaran tertinggi adalah 1,42 µm dengan kedalaman potong (0,1) dan nilai terendahnya adalah 0,64 µm dengan kedalaman potong (0,4). Nilai kekasaran permukaan tertinggi pada End Milling searah adalah 0,88 µm dengan kedalaman potong (0,3) serta nilai terendahnya adalah 0,53 µm dengan kedalam potong (0,4). Kecekungan tertinggi pada face Mill adalah 12 µm dan kecekungan terendah adalah -13 µm dengan kedalaman potong 0,1 µm, dan kecekungan tertinggi pada End milling ialah 11µm dengan kedalaman potong (0,3) dan nilai kecekungan terendahpada End Milling adalah -6 µm pada kedalaman potong (0,2). Hal ini dipengaruhi oleh panas dan getaran yang dihasilkan oleh mesin.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK