Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING DAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DALAM MATA PELAJARAN IPSDI MTSS LAM UJONG RNACEH BESAR
Pengarang
Sedih Harliansyah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806101040112
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: probing promting, langsung, hasil belajar IPS
Penelitian ini berjudul “Perbandingan Hasil Belajar Siswa yang Diajarkan dengan Model Pembelajaran Probing Promting dan Model Pembelajaran Langsung”. Pembelajar probing promting adalah serangkaian pertanyaan yang sifatnya menuntun dan mendorong siswa untuk memahami pengetahuan atau konsep baru. Pembelajaran langsung adalah suatu pembelajaran yang berpusat pada guru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran probing promting lebih baik dibandingkan dengan model pembelajarn langsung dalam mata pelajaran IPS di MTsS Lam Ujong Aceh Besar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran probing promting lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran langsung dalam mata pelajaran IPS di MTsS LaM Ujong Aceh Besar. Hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran probing promting lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 112 siswa, terdiri dari 4 kelas. Mengingat jumlah populasi yang besar, maka diambil sampel dua kelas yaitu kelas VIII-1 yang berjumlah 28 siswa dan kelas VIII-2 yang berjumlah 28 siswa, jumlah dua kelasnya 56 siswa diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alasan mengambil sampel kelas VIII-1 dan VIII-2 karena pada kelas tersebut siswa memiliki prestasi belajar yang hampir sama. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, yaitu post-test kepada siswa pada materi persebaran flora fauna di Indonesia. Data diolah dengan menggunakan uji-t. Selanjutnya pembuktian hipotesis statistik didapat thitung = 1,82 lebih besar dari ttabel =1,67, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan, hasil belajar siswa dengan menggunkan model pembelajaran probing promting lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran langsung.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI MTSS LAM UJONG ACEH BESAR (ZAHARA MUTIA, 2015)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 1 BANDA ACEH (SITI HAJAR, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA SMAN 5 TAKENGON (LIANA AGUSTINA, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE PROBLEM POSING DAN PROBING PROMPTING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 3 TAKENGON (Erdini Susanti, 2019)
UPAYA GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJARRNSISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADURNDI MTSS LAM UJONG ACEH BESAR (Lisnawati, 2015)