<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44819">
 <titleInfo>
  <title>RESPON MEDIA KOMPAS.COM MENGENAI KONTEN VIDEO BLOGGING (VLOG) KAESANG PANGAREP DI YOUTUBE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SITI MAGHFIRAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kaesang Pangarep merupakan seorang vlogger yang sudah terkenal di Indonesia dan juga putra bungsu Presiden Joko Widodo, Vlog yang dibuat Kaesang sudah mencapai 38 juta penayangan dengan 541.991 subscriber. Namun, salah satu vlog-nya yang berjudul “Bapak Minta Proyek” menuai kontroversi karena salah seorang pelapor berinisial MH melaporkan Kaesang karena videonya mengandung ujaran kebencian. Maka dari itu, penelitian ini berjudul “Respon Media Kompas.Com Mengenai Konten Video Blogging (Vlog) Kaesang Pangarep Di Youtube”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon media kompas.com mengenai konten video blogging Kaesang Pangarep di youtube. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Agenda Setting. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian metode deskriptif kualitatif ini menggunakan analisis framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki. Alasan mengambil analisis framing Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki yaitu untuk menonjolkan pesan dari berita yang dipublikasi dan menempatkan informasi lebih daripada yang lain sehingga khalayak lebih tertuju pada pesan. Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa media Kompas.com merespon kasus vlog Kaesang hanyalah penilaian dari pelapor yang menyatakan bahwa video Kaesang mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama. Berdasarkan keterangan ahli, vlog Kaesang tidak mengandung ujaran kebencian dan penodaan agama karena vlog yang dibuat Kaesang hanyalah bentuk kebebasan berekspresi atas kejadian yang sedang bergejolak di Indonesia, seperti kasus ujaran kebencian yang bermuatan suku, agama, ras, dan adat. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Pemberitaan, Vlogger, Analisis Framing</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-13 08:31:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-14 11:15:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>