PENGARUH KATIONISASI UNTUK MEREDUKSI INDEKS PLASTISITAS TANAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG EKSPANSIF | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KATIONISASI UNTUK MEREDUKSI INDEKS PLASTISITAS TANAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG EKSPANSIF


Pengarang

TEUKU JULLIS SYAMDIOFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200060057

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.732

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah lempung dari quarry Desa Meunasah Rayeuk Kecamatan Kaway XVI Kabupaten Aceh Barat adalah material tanah yang sering digunakan untuk konstruksi infrastruktur jalan. Pada quarry ini, terdapat tiga jenis tanah berdasarkan perbedaan warna, yaitu lempung berwarna kuning, merah, dan abu-abu. Ketiga jenis tanah tersebut memiliki ciri-ciri tanah lempung ekspansif sehingga tidak cocok jika digunakan sebagai bahan tanah timbun untuk tanah dasar jalan. Sifat dasar tanah yang buruk dapat diperbaiki melalui stabilisasi tanah. Salah satunya dengan memanfaatkan reaksi kationisasi antara kapur padam Ca(OH)2 dengan partikel tanah lempung. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik sifat fisis dan mekanis tanah asli dan pengaruh kationisasi pada campuran tanah dan kapur terhadap indeks plastisitas tanah dan parameter kuat geser tanah. Pengujian dilakukan melalui uji mineralogi dan pengujian standar ASTM yang meliputi uji sifat fisis, pemadatan standar, dan kuat geser langsung. Variasi penambahan kapur adalah 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12% dari berat kering tanah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan kapur dapat mereduksi indeks plastisitas tanah dan meningkatkan kuat geser tanah pada kadar tertentu. Pada pencampuran hingga 12% kapur, indeks plastisitas tanah lempung mengalami penurunan dari 33,54% menjadi 12,93% pada lempung kuning, dari 28,43% menjadi 11,12% pada lempung merah, dan dari 26,91% menjadi 16,76% pada lempung abu-abu. Indeks plastisitas setelah penambahan 12% kapur belum memenuhi syarat indeks plastisitas minimal, yaitu 11%. Kuat geser maksimum lempung kuning tercapai pada penambahan 3% kapur sedangkan untuk lempung merah dan abu-abu pada penambahan 6% kapur.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK