<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44759">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN WEARABLE CHAIR UNTUK DOKTER BEDAH DENGAN DATA ANTROPOMETRI (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SYIFA RIZKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Postur kerja yang baik adalah suatu keadaan ketika melakukan suatu pekerjaan agar terhindar dari resiko cedera dan mengurangi tingkat kelelahan. Apabila tingkat kelelahan tinggi, maka dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal dan menurunnya konsentrasi. Salah satu pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi yang baik adalah dokter bedah, dimana RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh memiliki jumlah dokter bedah yang terbatas yaitu sebanyak 21 orang. Sehingga perlu adanya rancangan alat yang dapat mengurangi munculnya kelelahan bekerja saat berdiri yang disebut dengan wearable chair. Di dalam penelitian ini menggunakan metode antropometri yang mengukur lima dimensi yaitu tebal paha, panjang lutut, panjang popliteal, tinggi lutut, dan tinggi popliteal, serta bantuan perangkat lunak Computer Aided Design (CAD) untuk melakukan perancangan wearable chair. Hasil akhir  yang diperoleh berupa desain yang dapat mengikuti bentuk kaki, namun tetap terjaga walaupun pengguna menggunakan pada keadaan berdiri dengan waktu yang lama, dan berfungsi melakukan gerakan, seperti berjalan ataupun menekukkan kaki sesuai dengan tiga jenis ukuran yaitu small (S), medium (M), dan large (L).&#13;
&#13;
Kata kunci: Antropometri, Dokter Bedah, Gangguan Muskuloskeletal, Postur, Wearable Chair.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44759</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-09 21:36:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-10 09:52:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>