<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="447">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Variasi Kontak Awal Terhadap Kekasaran dan Kerataan Permukaan Hasil Proses Sekrap Rata</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>OKI MAHENDRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tingkat kehalusan suatu permukaan memegang peranan yang sangat penting&#13;
dalam perencanaan suatu komponen mesin, untuk itu dalam perencanaan dan&#13;
pembuatannya perlu untuk mengoptimalkan proses produksi dengan tujuan&#13;
meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan. Permasalahan dalam menentukan&#13;
kondisi pemotongan masih mendapatkan perhatian atas solusi untuk&#13;
memaksimalkan biaya produksi demi memenuhi tuntutan akan kualitas hasil&#13;
produk meliputi ketelitian geometri dan kualitas permukaan yang baik. Penelitian&#13;
ini menjelaskan pengaruh beban kejut (impact) pada saat kontak awal antara pahat&#13;
potong dengan benda kerja terhadap kualitas permukaan. Penelitian dilakukan&#13;
dengan membuat variasi sudut tirus (chamfer) pada benda kerja yaitu 30o, 45o,&#13;
60o, dan tanpa chamfer. Proses penyekrapan menggunakan pahat potong dengan&#13;
tiga variasi bentuk geometri sudut potong miring (?s), sudut geram samping (?f )&#13;
dan sudut bebas ujung (?p) (pahat A, pahat B, dan pahat C). Hasil dari pengukuran,&#13;
nilai kekasaran yang dapat dicapai dari semua spesimen yaitu N7 sampai&#13;
dengan N8. Nilai kekasaran dan kegelombangan terendah didapat pada&#13;
permukaan dengan sudut tirus 60o menggunakan pahat potong B yaitu masingmasing&#13;
sebesar 2,995 ?m dan 14,6 ?m. Jenis pahat C sangat disarankan untuk&#13;
kondisi pemotongan terputus karena menghasilkan kekasaran permukaan benda&#13;
kerja yang relatif terhadap panjang penyayatan. Ini membuktikan bahwa dengan&#13;
membentukan sudut tirus (chamfer) benda kerja dapat meredam beban impak&#13;
pada saat kontak awal sehingga mempengaruhi kualitas permukaan.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MACHINERY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PLANES (TOOL)</topic>
 </subject>
 <classification>621.912</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>447</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-08-15 15:15:08</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-09 12:47:39</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>