ANALISA POSTUR KERJA BURUH ANGKUT PADA AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN MENGGUNAKAN PHOTOGRAMMETRIC METHOD (STUDI KASUS BURUH ANGKUT KARDUS AIR MINERAL CUP CLEO PT PINTOE ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA POSTUR KERJA BURUH ANGKUT PADA AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN MENGGUNAKAN PHOTOGRAMMETRIC METHOD (STUDI KASUS BURUH ANGKUT KARDUS AIR MINERAL CUP CLEO PT PINTOE ACEH


Pengarang

Reza Fahrizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304106010015

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISA POSTUR KERJA BURUH ANGKUT PADA AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN MENGGUNAKAN PHOTOGRAMMETRIC METHOD
(Studi Kasus: Buruh Angkut Kardus Air Mineral Cup Cleo PT Pintoe Aceh)

ABSTRAK

Penelitian ini dilakukan pada aktivitas loading kardus air mineral cup Cleo di PT Pintoe Aceh, Lampeunerut, Aceh Besar. Dengan sampel sebanyak 12 orang buruh angkut. Aktivitas loading yang diamati meliputi posisi hendak mengangkat, berjalan dan menaruh beban. Proses loading dilakukan secara manual dari gudang kedalam truk. Pekerjaan ini dilakukan secara terus-menerus dengan beban yang diangkut mencapai 48 kg dalam satu kali proses loading. Dalam satu kali proses loading para buruh angkut melakukan sebanyak 33 trip dengan waktu yang dibutuhkan untuk satu kali proses loading yaitu 20 detik. Dengan pekerjaan yang dilakukan secara terus-menerus dan beban yang diangkut cukup berat maka resiko musculokeletal disorders dapat saja dialami buruh angkut. Berdasarkan hasil pengamatan, maka diperlukan analisa terhadap postur kerja buruh angkut dengan menggunakan photogrammetric method. Hasil yang didapat setelah diteliti menunjukkan bahwa perhitungan momen gaya pada L5/S1 paling besar terjadi pada posisi hendak mengangkat beban yaitu 5.756,81 N, dimana ketetapan yang telah ditentukan NIOSH (National Occupational Health and Safety Commision) yaitu 3.400 N untuk batas angkat normal. Terdapat dua solusi perbaikan yaitu mengurangi beban angkut menjadi 24 kg dengan moment gaya pada L5/S1 yaitu 3.183,63 N ketika mengangkat, 2.035,94 N ketika berjalan dan 1.546,43 N ketika menaruh beban serta pemanfaatan troli barang.



Kata Kunci : Musculokeletal Disorders, Nordic Body Map (NBM), Momen Gaya L5/SI, Photogrammetric Method

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK