<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44523">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PROSES BISNIS PEMASANGAN IKLAN DI MEDIA CETAK MENGGUNAKAN BPMN DAN BIZAGI MODELER (STUDI KASUS DI HARIAN SERAMBI INDONESIA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ufi Nazrika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT. Aceh Media Grafika merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang media cetak. Hal utama bagi perusahaan periklanan adalah berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Pemodelan proses bisnis sangat penting dilakukan pada pemasangan iklan surat kabar Harian Serambi Indonesia untuk dapat memperbaiki, meningkatkan dan memudahkan perusahaan untuk mengkomunikasikan kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan proses tersebut, sehingga dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang timbul dan efektif untuk dilaksanakan proses bisnisnya. Pemodelan proses bisnis ini menggunakan pendekatan BPMN dan menggunakan software Bizagi Modeler. Tahap awal yang dilakukan adalah mengidentifikasi proses bisnis pemasangan iklan dan menghasilkan proses arsitektur. Kemudian dilakukan proses discovery untuk mengumpulkan informasi tentang proses  yang akan dijadikan acuan dalam merancang model proses bisnis saat ini (as-is model). Selanjutnya dilakukan analisis dengan value-added analysis, waste analysis, issue register, pareto analysis dan cause-effect diagram. Kemudian dilakukan proses redesign dengan menggunakan tahap task elimination, task composition, dan flow parallelism enhancement dan dilakukan proses verifikasi, validasi, dan sertifikasi sehingga didapatkan final to-be model. Pada to-be model dilakukan pengurangan dan penambahan beberapa aktivitas  yang dianggap dapat memberikan nilai tambah maupun yang tidak memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan perusahaan. Selanjutnya dilakukan analisis devil’s quadrangle dengan tujuan dapat membantu meminimasi tingkat kesalahan yang akan terjadi pada proses bisnis tersebut sehingga to-be model yang dihasilkan dapat menjadi sebuah Standard Operational Procedure (SOP) yang baik bagi perusahaan.&#13;
Kata kunci: Pemodelan Proses Bisnis, Pemasangan Iklan, Issue Register, Cause-effect Diagram,  BPMN,  Bizagi Modeler, As-Is Model, To-Be Model.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44523</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-06 12:41:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-08-06 14:21:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>