HUBUNGAN POLIFARMASI, INFORMASI DAN KEMASAN OBAT TERHADAP KEPATUHAN RNMINUM OBAT PADA LANJUT USIA RNDENGAN HIPERTENSI DI RUMAH RNSAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN POLIFARMASI, INFORMASI DAN KEMASAN OBAT TERHADAP KEPATUHAN RNMINUM OBAT PADA LANJUT USIA RNDENGAN HIPERTENSI DI RUMAH RNSAKIT UMUM DAERAH RNDR. ZAINOEL ABIDIN RNBANDA ACEH


Pengarang

Teuku Harmawansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101010104

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama pada lanjut usia saat ini, 50% pasien yang diresepkan obat antihipertensi tidak minum obat sesuai anjuran tenaga kesehatan. Banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada lanjut usia diantaranya polifarmasi, informasi, kemasan obat dan lain – lain. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan polifarmasi, informasi dan kemasan obat terhadap kepatuhan minum obat pada lanjut usia dengan hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh lanjut usia dengan hipertensi yang datang ke Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh pada bulan Januari 2014. Pengambilan sampel secara quota sampling sebanyak 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan confidence interval 95% dan ? 0,05. Hasil pada penilitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh responden, 22 responden (55,5%) memiliki kepatuhan sedang dan 18 responden (45%) kepatuhan rendah. Berdasarkan uji chi square didapatkan nilai p = 0,013 pada polifarmasi, p = 0,014 pada informasi dan p = 0,266 pada kemasan obat. Terdapat hubungan yang signifikan antara polifarmasi (p = 0,013) dan informasi (p = 0,014) terhadap kepatuhan minum obat dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kemasan obat (p = 0,266) terhadap kepatuhan minum obat pada lanjut usia dengan hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Kata kunci: kepatuhan minum obat, polifarmasi, informasi, kemasan obat

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK