Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS VIII MTSS LAM UJONG ACEH BESAR”.
Pengarang
Aidian - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0806101040087
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Katakunci : penerapan, collaborative learning, hasil belajar, geografi
Model pembelajaran Collaborative Learning dilakukan karena selama ini pembelajaran masih cenderung mengacu pada buku teks, sehingga terkesan pelajaran geografi hanyalah berisi materi yang harus dihafal.Selama ini siswa yang pandai secara intelektual belum tentu memiliki keterampilan sosial.Model Collaborative Learning merupakan suatu pembelajaran yang berorentasi pada siswa dimana siswa dapat bekerja sama dalam 2 atau lebih kelompok untuk saling mencari pemahaman dan penyelesaian. Setiap anggota menyumbangkan informasi, pengalaman, ide, sikap, pendapat, kemampuan, dan ketrampilan yang dimilikinya, secara bersama-sama saling meningkatkan pemahaman seluruh anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Peningkatan hasil belajar Geografi; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran Geografi; (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran Geografi;dan(4) Respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran model Collaborative Learning. Subjek penelitian adalah siswa VIII-1 MTsS Lam Ujong yang berjumlah 28 siswa Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar guru mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa.Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh dengan(1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat siklus I dari 28 siswa ada 6 siswa yang belum tuntas, dan siklus II dari 28 siswa 4 siswa yang belum tuntas, persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 78 % menjadi 92%; (2)Aktivitas guru , pada siklus I sebesar 37,5% kategorinya kurang sesuai dan siklus II sebesar 25% kategorinya sesuai. Aktivitas siswa yang dominan adalah saat mempresntasikan hasil hasil diskusi kelompok, pada siklus I sebesar 25% kategorinya kurang sesuai dan siklus II sebesar 25% kategorinya sesuai; (3) Keterampilan guru dalam pembelajaran Collaborative Learning meningkat dari kategori baik, menjadi sangat baik; dan (4) Respon siswa 92% mengatakan baru dengan cara guru menerangkan materi pembelajaran, 89% mengatakan menarik mengenai model pembelajaran yang baru diikuti, 92% memahami yang diikuti,92% mengatakan menarik tentang komponen pembelajaran, 94% berminat untuk mengikuti pembelajaran, dan 94% siswa dapat memahami materi dengan menggunakan model pembelajaran Collaborative Learning.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII DI MTSS LAM UJONG ACEH BESAR (ZAHARA MUTIA, 2015)
PENGARUH MODEL COLLABORATIVE CREATIVITY LEARNING (CCL) TERHADAP PROBLEM SOLVING ABILITES (PSA) SISWA PADA MATERI MITIGASI BENCANA DI SMA BABUL MAGHFIRAH (RIZKI DAMAYANTI, 2024)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COLLABORATIVE LEARNING BERBANTUAN VIRTUAL LABORATORIUM TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA (RISKA AMALIA, 2025)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA SMAN 5 TAKENGON (LIANA AGUSTINA, 2019)
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI MAN 1 BANDA ACEH (SITI HAJAR, 2019)