Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KONTRIBUSI DINDING BATA TERHADAP KINERJA STRUKTUR SPACE FRAME DENGAN METODE PUSHOVER (STUDI KASUS PADA GEDUNG IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA)
Pengarang
Agung Mardhika - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200060001
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
624.183 6
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengaruh dinding bata terhadap kinerja struktur gedung sering kali diabaikan, pedahal pada kondisi sebenarnya dinding ikut memberikan sumbangan kekuatan bagi gedung. Kontribusi Dinding Bata Terhadap Kinerja Struktur Space Frame Dengan Metode Pushover (Studi Kasus Pada Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala) bertujuan untuk melihat pengaruh dinding dalam kinerja struktur bangunan yang selama ini di abaikan. Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala dimodelkan dalam 2 (kondisi) yaitu kondisi pengaruh dinding diabaikan dan kondisi dinding bata dimodelkan sebagai sebuah strut tekan. Pemodelan dinding bata sebagai strut Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala meningkatkan kinerja struktur pada gedung tersebut. Pemodelan dinding bata sebagai strut pada analisis pushover arah X memperkecil displacement dari 180,25 mm menjadi 168,78 mm) dan memperbesar kemampuan gedung dalam menerima base shear dari 2.781,96 kN menjadi11.175,3 kN. Pemodelan dinding bata sebagai strut pada analisis pushover arah Y displacement membesar dari 138,78 mm menjadi 145,48 mm, namun kemampuan gedung dalam menerima base shear juga membesar dari 3.322,86 kN menjadi 16.454,89 kN. Hal ini menunjukkan dinding berpengaruh terhadap kinerja gedung dalam memikul base shear. Kondisi plastifikasi elemen struktur pada arah x pada gedung tanpa pemodelan strut terdapat 54 elemen yang sudah runtuh (>Collapse Prevention), sementara pada gedung dengan pemodelan strut terdapat 6 elemen yang sudah runtuh (>Collapse Prevention). Kondisi plastifikasi elemen struktur pada arah y pada gedung tanpa pemodelan strut terdapat 8 elemen yang sudah runtuh (>Collapse Prevention), sementara pada gedung dengan pemodelan strut terdapat 14 elemen yang sudah runtuh (>Collapse Prevention).
Kata Kunci : Kontribusi Bata, Pushover, Dinding Sebagai Batang Tekan
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KAPASITAS BANGUNAN GEDUNG AKIBAT BEBAN GEMPA DENGAN METODE PUSH OVER ANALYSISRN(STUDI KASUS: GEDUNG IKATAN KELUARGA ALUMNI UNIVERSITAS SYIAH KUALA) (Muhammad Ahsani Taqwim, 2024)
EVALUASI KINERJA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER (RUDI BAHRI, 2021)
KAPASITAS GAYA LATERAL DINDING INTERLOCKING BRICKS PADA BANGUNAN SEDERHANA (FITRAH ASYADID H, 2021)
ANALISIS KERUNTUHAN BANGUNAN TIPIKAL BETON BERTULANG BERDINDING BATA MERAH DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS PUSHOVER (SUATU PEMODELAN DENGAN MENGGUNAKAN PANJANG SENDI PLASTIS YANG BERBEDA) (Putri Ulvia Rahmah, 2016)
UJI KUAT TEKAN BATA INTERLOCK DENGAN VARIASI FAS 0,3; 0,4 DAN 0,5 PADA CAMPURAN PEMBENTUKNYA. (Saidi Haboby, 2020)