<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44321">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMELIHARAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIA FITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan kesehatan reproduksi remaja di Indonesia masih membutuhkan perhatian&#13;
besar, khususnya terkait pencegahan perilaku berisiko dan peningkatan praktik&#13;
personal hygiene organ reproduksi remaja. Khususnya di Provinsi Aceh, perilaku&#13;
berisiko yang dilakukan remaja seperti pacaran, menonton video porno, dan&#13;
berhubungan seks diluar nikah dapat dikenakan hukuman berat dalam syariat islam.&#13;
Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk mencegah remaja melakukan&#13;
perilaku berisiko dan meningkatkan praktik personal hygiene. Penelitian ini bertujuan&#13;
untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku pemeliharan&#13;
kesehatan reproduksi pada remaja di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.&#13;
Penelitian ini berdesain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional.&#13;
Sampel penelitian ini berjumlah 128 remaja yang dipilih dengan teknik cluster&#13;
sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner self-report, dan&#13;
dianalisis dengan uji korelasi Pearson’s Product Moment. Hasil penelitian&#13;
menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor perilaku&#13;
sebelumnya (P-value 0,000 ), faktor personal (P-value 0,025), faktor kognisi (P-value&#13;
0,000), faktor afeksi (P-value 0,026), komitmen (P-value 0,000), kekuatan individu&#13;
(P-value 0,000), dan pemberdayaan (P-value 0,000) dengan pemeliharan kesehatan&#13;
reproduksi pada remaja di Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.&#13;
Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan pada pihak sekolah agar dapat&#13;
meningkatkan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja dengan melakukan&#13;
deteksi dini perilaku berisiko dan menjalani program kesehatan peduli remaja&#13;
(PKPR) di sekolah. Selain itu petugas pelayanan kesehatan di komunitas dapat&#13;
mengembangkan program promosi kesehatan reproduksi remaja yang responsif.</note>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44321</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-02 15:24:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-27 09:05:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>