<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44299">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN BENTUK KENAKALAN REMAJA DI SMAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SISCA PRAMESTI W</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku merokok terus meningkat setiap tahunnya termasuk ke kalangan remaja. Usia  remaja  adalah  usia  dimana  mulai  tumbuh  dan  mencari  identitas  diri. Sehingga, remaja mudah terpengaruh dalam kegiatan negatif maka hal ini dapat memicu risiko kenakalan remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan bentuk kenakalan remaja di SMAN Aceh Besar. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlative dengan desain cross sectional study. Sampel penelitian ini sebanyak 95 siswa laki-laki. Teknik pengambilan sampel yag  digunakan  dalam penelitian ini total sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Juni 2018. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa: tidak terdapat hubungan perilaku merokok dengan bentuk kenakalan remaja di SMAN Aceh Besar (p- value = 0,763),  selanjutnya bila dilihat  dari  subvariabel  didapatkan  tidak  ada hubungan perilaku merokok dengan perilaku kebut-kebutan (p-value = 0,801), perilaku ugal-ugalan (p-value = 0,333), perilaku perkelahian (p-value = 0,791), perilaku membolos (p-value = 0,899), perilaku mabuk-mabukan (p-value = 1), perilaku kecanduan narkoba (p-value =  0,600), perilaku perjudian (p-value =&#13;
0,137), dan penyimpangan tingkah laku lain (p-value = 1). Rekomendasi untuk sekolah yaitu dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menarik minat serta bakat agar kenakalan tersebut tidak terjadi.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SMOKING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ADOLESCENTS - PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44299</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-02 14:46:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-27 08:39:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>