PERANANAN IBU TUNGGAL DALAM MEMBINA KELUARGA (STUDI KASUS IBU TUNGGAL PERANTAUN, DI DESA MATANG PANYANG KECAMATAN SEUNUDDON) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERANANAN IBU TUNGGAL DALAM MEMBINA KELUARGA (STUDI KASUS IBU TUNGGAL PERANTAUN, DI DESA MATANG PANYANG KECAMATAN SEUNUDDON)


Pengarang

Sulifatin Arifiana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110101010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “ Peranan ibu tunggal dalam membina keluarga”. Dimana yang menjadi latar belakang masalah dalam penelitian ini ibu tunggal yang harus mencari nafkah sendiri untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menjadi tulang punggung dalam keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan ibu tunggal dalam membina kebutuhan biologis anak dalam keluarga serta peran ibu tunggal dalam pemenuhan kebutuhan psikologis anak.Teori yang digunakan dalam penelitianini adalah teori peranan yang dikemukakan oleh Robert Linton. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian bertempat di Desa Matang Panyang Kecamatan Seunuddon Kabupaten Aceh Utara dengan jumlah sampel 3 orang. Karakteristik sampel adalah ibu tunggal yang ditinggal suami karena bercerai dan tinggal jauh dari keluarga besarnya. Tehnik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa peranan ibu tunggal dalam memenuhi kebutuhan biologis anak, dimana ibu tunggal tersebut rela bekerja membanting tulang untuk memenuhi kebutuhan biologis keluarga, walaupun penghasilan yang mereka dapatkan minim, status sebagai single parent atau ibu tunggal, maka otomatis seorang perempuan mengambil peran ganda dalam keluarga untuk menggantikan posisi ayah dalam mencari nafkah. Dalam memenuhi kebutuhan psikologi anak, ibu bisa memposisikan diri di dalam keluarga untuk berperan ganda. Ibu bisa memberikan pemahaman kepada anak akan pentingnya memenuhi kebutuhan dasar terlebih dahulu. Sehingga anak memahami dan menuruti perintah orangtuanya dan si ibu juga sudah bisa mengendalikan perilaku anak di saat anak berperilaku menyimpang

Kata kunci: Peranan, Ibu Tunggal, Keluarga





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK