Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK 7 IN 1 UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Pengarang
Reza Syahputra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1304101010018
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kecelakaan kerja masih sering terjadi pada setiap proyek konstruksi yang dapat menimbulkan kerugian pada proyek yang sedang di lakukan, dan menghambat proses pada proyek tersebut. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi termasuk dalam proyek konstruksi karena mencakup permasalahan dari segi perikemanusiaan, biaya dan manfaat ekonomi, aspek hukum, pertanggung jawaban, serta citra organisasi itu sendiri. Oleh sebab itu, usaha-usaha dari pencegahan timbulnya kecelakaan kerja perlu dilakukan sedini mungkin. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dalam hal ini proyek 7 in 1 Universitas Syiah Kuala yang dikerjakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai pihak kontraktor menerapkan program SMK3 mengacu pada peraturan hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SMK3 pada proyek 7 in 1 Universitas Syiah Kuala, dan mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan dari SMK3 secara langsung pada proyek tersebut. Pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder. Data sekunder merupakan data dari perusahaan PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. Data primer dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 35 responden yaitu Safety Health and Enviroment Officer (SHEO), Site Safety, mandor, kepala tukang, tukang/pekerja. Hasil pengolahan data pada penelitian ini didapat berupa persentase dari tingkat penerapan SMK3 dari 5 (lima) aspek yaitu komitmen dan kebijakan sebesar 87,86%, perencanaan 88,57%, pengendalian oprasional 82,86%, pengukuran dan evaluasi 86,43%, dan tinjauan ulang 83,57%. Rata-rata perolehan persentase tingkat pencapaian penerapan dari 5 (lima) aspek tersebut sebesar 85,85% yang termasuk dalam golongan tingkat memuaskan. Adapun faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan SMK3 tersebut adalah tingginya komitmen dari manajemen puncak dan perusahaan induknya dalam melaksanakan SMK3 dengan mean score sebesar 4,657 (sangat berpengaruh).
Kata kunci : Penerapan, SMK3, Proyek Gedung, Keberhasilan.
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA OLEH P2K3 PT. WASKITA KARYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ACED TAHAP II DI BANDA ACEH 2011 (Irsan Abubakar, 2021)
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (SMK3) PADA PT. PINDO DELI (PRODUKSI TISSUE) (Chika Ayu Afinka, 2025)
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK 7 IN 1 UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Reza Syahputra, 2018)
EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN THE MANHATTAN MALL AND CONDOMINIUM–SUMATERA UTARA) (Khairunnisa P Saiful, 2016)
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PT PUPUK ISKANDAR MUDA (Luthfiah Zahra Larosa, 2023)