<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="44203">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KECEMASAN PASIEN YANG AKAN MENJALANI KATETERISASI JANTUNG DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>EVI AFRI YANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kateterisasi jantung merupakan salah satu pemeriksaan diagnostik untuk mengidentifikasi adanya sumbatan pada arteri koroner (coronary angiography). Prosedur invasif ini dapat menimbulkan kecemasan pada pasien. Hal tersebut disebabkan oleh karena kurangnya pemahaman terkait prosedur, adanya persepsi yang salah terhadap prosedur, serta ketakutan yang tidak dapat dideskripsikan. Salah satu metode untuk menurunkan kecemasan pada pasien adalah dengan pemberian pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani kateterisasi jantung. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan pre-test dan post-test nonequivalent control group. Populasi pada penelitian ini adalah pasien penyakit jantung koroner yang akan menjalani prosedur kateterisasi jantung di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan metode convenience sampling dengan jumlah sampel 60 responden yang terbagi menjadi 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner STAI - State Anxiety Inventory Form Y-1. Hasil analisis statistik dengan paired t-test menunjukkan adanya perbedaan kecemasan yang bermakna antara pre test dan post test pada kelompok intervensi (p = 0,000). Uji independent t-test menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada nilai kecemasan post test di antara kedua kelompok (p = 0,020). Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kecemasan pasien yang akan menjalani kateterisasi jantung. Direkomendasikan kepada perawat ruangan agar dapat melaksanakan pendidikan kesehatan secara berkelanjutan pada setiap pasien yang akan dilakukan kateterisasi jantung.</note>
 <subject authority="">
  <topic>HEART DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>44203</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-08-02 02:36:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-26 10:18:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>