Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STRATEGI SOSIALISASI UNDANG-UNDANG LALU LINTAS NO. 22 TAHUN 2009 DALAM MEWUJUDKAN KESADARAN MASYARAKAT BERLALU LINTASRN(STUDI PADA SATLANTAS KOTA LHOKSEMAWE)
Pengarang
Efrida Sari - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0910102010051
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2014
Bahasa
Indonesia
No Classification
302.2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Strategi Sosialisasi Undang-undang Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 dalam Mewujudkan Kesadaran Masyarakat Berlalu Lintas”. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan oleh Satlantas Kota Lhokseumawe dalam mensosialisasikan Undang-undang Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 guna mewujudkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan untuk mengetahui apa saja hambatan yang dialami dalam mensosialisasikan Undang-undang tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dan informasi diperoleh dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil pengolahan data ditemukan bahwa terdapat minimnya kesadaran akan kepatuhan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Banyak dari masyarakat Kota Lhokseumawe yang tidak mengikuti peraturan dalam berkendara seperti tidak memakai helm, tidak ada spion dan tidak mematuhi isyarat Lampu Lalu Lintas. Banyaknya pelanggaran yang terjadi menjadi alasan Satlantas Polresta Lhokseumawe melakukan Sosialisasi Undang-undang Lalu Lintas No. 22 Tahun 2009 dengan upaya mewujudkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas seperti datang langsung ke sekolah, kampus dan instansi-instansi untuk mensosialisasikan undang-undang tersebut, ada juga sosialisasi dengan menggunakan pengeras suara di jalan-jalan atau yang dikenal Polisi meupep-pep, dan juga sosialisasi melalui media informasi seperti surat kabar, radio, selebaran dan spanduk. Kendala yang dihadapi dalam sosialisasi ini, sumber daya manusia yang terbatas dan kurangnya kesadaran masyarakat.
Kata Kunci : Sosialisasi, Polresta Lhokseumawe.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERSEPSI SISWA TERHADAP SOSIALISASI TERTIB LALU LINTAS OLEH SATUAN LALU LINTAS (SATLANTAS) DI SMAN 1 SALANG KABUPATEN SIMEULUE (Dedi Putra, 2018)
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 CALANG (Dian Humaira, 2020)
UPAYA SATLANTAS MENGKOMUNIKASIKAN ATURAN BERLALU LINTAS YANG BENAR KEPADA MASYARAKAT PENGGUNA JALAN(PENELITIAN PADA SATUAN POLISI LALU LINTAS KOTA BANDA ACEH) (Azwir, 2014)
TINDAK PIDANA KELALAIAN DALAM BERKENDARA YANG MENYEBABKAN HILANGNYA NYAWA ORANG LAIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI CALANG) (MUNAWAR AULIASYAPUTRA, 2022)
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA MENGEMUDIKAN KENDERAAN KARENA KELALAIAN MENGAKIBATKAN KECELAKAAN LALU LINTAS (T.Mashuri, 2015)