PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 4 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 4 BANDA ACEH


Pengarang

Ulfah Tursina Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106103040035

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: model probing prompting, hasil belajar, aktivitas, tanggapan siswa, kelarutan dan hasil kali kelarutan

Telah dilakukan penelitian yang berjudul penerapan model probing prompting pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI SMA Negeri 4 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar, aktivitas dan tanggapan siswa dengan penerapan model probing prompting pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel penelitian yaitu kelas XI-IA 4 yang berjumlah 32 orang, terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 20 orang siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan antara lain tes kognitif pilihan ganda, lembar kerja peserta didik, lembar penilaian terhadap diskusi dan tanya jawab, lembar psikomotorik, lembar penilaian sikap, lembar observasi aktivitas siswa dan angket. Sebelum instrumen penelitian digunakan, terlebih dahulu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil tes objektif yang diberikan setelah pembelajaran berakhir, diketahui ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 93,75%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mencapai ketuntasan secara klasikal. Hasil observasi aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi menunjukkan persentase aktivitas yang baik yaitu pada pertemuan I mencapai 79,17%, meningkat pada pertemuan II menjadi 88,06% dan meningkat lagi menjadi 92,50% pada pertemuan III. Hasil tanggapan siswa terhadap penerapan model probing prompting pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan yaitu sebesar 82,75% dengan kategori baik. Hal ini membuktikan bahwa penerapan model probing prompting dapat memotivasi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran, meningkatkan ketuntasan hasil belajar dan aktivitas siswa serta siswa lebih mudah untuk memahami materi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK