Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ERGONOMI DALAM BEKERJA DENGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PEKERJA BURUH KASAR DI ACEH BESAR
Pengarang
Ema Putri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1412101010039
Fakultas & Prodi
Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penerapan ergonomi saat bekerja di sebuah perusahaan masih perlu perhatian dan masih menjadi masalah dalam kehidupan masyarakat terutama di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan secara manual handling menjadi salah satu pekerjaan fisik yang berat juga menjadi penyebab terlazim dari nyeri punggung bawah yang menyebabkan 80% kasus pada kalangan pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan ergonomi dalam bekerja dengan nyeri punggung bawah pada pekerja buruh kasar di Aceh Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah descriptif korelatif, dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh buruh kasar yang bekerja sebagai buruh tetap di Aceh Besar sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling menggunakan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 Mei 2018. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara terpimpin dan observasi. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data dalam penelitian ini yaitu analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara ergonomi dalam bekerja dengan nyeri punggung bawah dibuktikan dengan (p-value =0,372), tidak ada hubungan antara berat beban dengan nyeri punggung bawah (p-value =1,000), tidak ada hubungan antara teknik mengangkat beban dengan nyeri punggung bawah (p-value =0,153), dan tidak ada hubungan antara lama jam kerja dengan nyeri punggung bawah (p-value =0,290). Diharapkan bagi puskesmas untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mengajarkan untuk melakukan peregangan otot 5-10 menit sebelum memulai aktivitas maupun pada saat istirahat agar dapat meregangkan kembali otot-otot yang kaku dan tubuh menjadi bugar kembali.
Tidak Tersedia Deskripsi
HUBUNGAN PARITAS DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI POLIKLINIK SARAF RSUDZA (Bangkit Salam, 2017)
HUBUNGAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL DENGAN DERAJAT NYERI PADA PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH (RAIHANAH FADHILLAH YULIANI, 2021)
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN INTENSITAS NYERI PASIEN NYERI PUNGGUNG BAWAH (Dian Mutia, 2017)
HUBUNGAN DURASI DAN POSISI DUDUK SELAMA BELAJAR DARING DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (SRI MUNA, 2022)
HUBUNGAN USIA, JENIS KELAMIN, DAN BEBAN KERJA FISIK DENGAN KETERBATASAN BERAKTIVITAS PADA PASIEN SPECIFIC DAN NON-SPECIFIC LOW BACK PAIN (Nabila DInda Jeulila, 2014)