<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="43587">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PENGGUNAAN NI DAN SIC PADA MATERIAL PENYIMPAN HIDROGEN PADAT BERBASIS MGH2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Karmila Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Fisika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Salah satu energi altenatif yang memiliki prospek yang menjanjikan untuk &#13;
menjadi penganti minyak bumi yang berasal dari fosil sebagai bahan bakar &#13;
kendaraan bermotor adalah hidrogen. Namun masih adakendala yang &#13;
menghambat aplikasi bahan bakar  fuel cell  pada kendaraanbermotor saat ini &#13;
adalah tabung penyimpan hidrogen. Magnesium (Mg) sebagaisalah satu kandidat &#13;
potensial material penyerap hidrogen, karena secarateoritis,memiliki kemampuan &#13;
menyerap hidrogen dalam jumlah besar 7,6 wt%. Akantetapi reaksi kinetik dari &#13;
Mg sangat lambat, untuk menyerap hidrogen dibutuhkanwaktu 60 menit dengan &#13;
temperatur operasi yang tinggi (300 °C – 400 °C).Karena itu, dalam penelitian ini &#13;
dipelajari sistem penyimpanan berbasis MgH&#13;
2-&#13;
Ni-SiC. Tujuandari studi ini adalah &#13;
untuk memperbaiki temperatur desorpsi hidrogen dankapasitas desorpsi &#13;
hidrogen.Adapun preparasi material dikerjakan melalui teknikmechanical &#13;
alloying. Pada metode ini, penghalusan (milling) material dilakukandalam waktu &#13;
5 jam, 10 jam dan 15 jam, rasio bola dengan serbuk  10:1 dankecepatan 350 rpm &#13;
dengan varisi sisipan katalis sebesar 5 wt%, dan 10wt% SiC. Hasil dari &#13;
pengukuran XRD diketahui bahwa sampel berhasil direduksihingga skala &#13;
nanokristal.Fasa yang muncul dari hasil observasi XRD adalahfasa MgH2 sebagai &#13;
fasa utama, dan diikuti fasa Ni dan SiC sebagai fasa minor.Dari hasilpengamatan &#13;
dengan SEM menunjukkan bentuk partikel yang tidak beraturan(irregular), &#13;
ukuran partikel pada sampel tidak homogen hal ini dikarenakanadanya efek &#13;
aglomerasi  dan  coldwelding  yang menyebabkan ukuran partikelterlihat besar. &#13;
Kapasitas pelepasan hidrogen diperoleh pada sampel yang dimillingselama 10 jam &#13;
pada berat katalis 5 wt% Ni-SiC dengan pelepasan sebesar 2,6 wt%.Hasil &#13;
observasi dengan DSC, temperatur terendah diperolehpada sampel yangdimilling &#13;
10 jam dengan berat katalis 5 wt% SiC, yaitu sebesar 365 °C .Hasil iniberhasil &#13;
memperbaiki temperatur MgH2 murni yang mencapai 409°C. &#13;
Kata Kunci:  Material penyimpan hidrogen,  Mechanicall alloying, adiktif, &#13;
Desorpsi</note>
 <subject authority="">
  <topic>HYDROGEN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MECHANICS OF MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>553.92</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>43587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-18 11:13:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-05-20 14:25:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>