<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="43573">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PELATIHAN TAZKIYATUN AN-NAFS IMAM AL-GHAZALI TERHADAP INTENSI AGRESI REMAJA SMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Raihanal Miski</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja merupakan individu yang memiliki intensitas untuk berperilaku agresi lebih banyak daripada anak-anak, dewasa, dan lansia. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan perilaku agresi remaja adalah dengan penanganan psikologi Imam Al-Ghazali yang dikenal dengan istilah Tazkiyatun An-Nafs. Tazkiyatun An-Nafs adalah proses pembersihan jiwa dan perilaku buruk berdasarkan Al-Quran dan Hadist dan memunculkan perilaku terpuji. Proses ini diterapkan dengan adanya pemahaman Islam yang baik untuk mengembangkan perilaku yang baik dan benar, karena pemahaman agama yang baik yang dimiliki oleh remaja dapat melindungi remaja dari perilaku yang buruk termasuk perilaku agresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari Pelatihan Tazkiyatun An-Nafs Imam Al-Ghazali terhadap intensi agresi pada diri remaja. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan subjek penelitian yang berjumlah 9 orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling. Intensi agresi diukur menggunakan Aggression Questionnaire (AQ), sedangkan pelaksanaan Pelatihan Tazkiyatun An-Nafs merujuk kepada konsep yang dipaparkan oleh Imam Al-Ghazali. Analisis data menggunakan metode non parameterik yaitu wilcoxon signed rank test dengan hasil koefisien (z)=-0.008 (p0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Pelatihan Tazkiyatun An-Nafs terhadap penurunan intensi agresi remaja dengan besaran efek pengaruh sebesar r=0.8 (r&gt;0.5) yang menunjukkan bahwa perlakuan berupa Pelatihan Tazkiyatun An-Nafs memberikan pengaruh yang besar terhadap penurunan intensi agresi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Intensi Agresi, Tazkiyatun An-Nafs, Remaja, Banda Aceh</note>
 <subject authority="">
  <topic>COUNSELING - EDUCATION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>43573</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-18 08:56:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-21 09:32:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>