PEMBUATAN WAJAN PENGGORENG MELALUI TEKNOLOGI PENGECORAN LOGAM DARI PEMANFAATAN ALUMINIUM BEKAS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PEMBUATAN WAJAN PENGGORENG MELALUI TEKNOLOGI PENGECORAN LOGAM DARI PEMANFAATAN ALUMINIUM BEKAS


Pengarang

Khaidir - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004002010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (D3) / PDDIKTI : 21401

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

666.442

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Telah dilakukan pembuatan wajan penggoreng melalui teknologi pengecoran logam dari pemanfaatan aluminium bekas. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah material logam aluminium dan logam aluminium tersebut dari pemanfaatan kembali aluminium bekas, profil dari aluminium batangan yang diperoleh dari industri pembuatan lemari/rak. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk wajan penggoreng melalui teknologi pengecoran logam dari pemanfaatan aluminium bekas. Penelitian dilakukan dilaboratorium pengecoran logam Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Komposisi pembuatan cetakan pasir ,Pengadukan CaCo3 dan pasir ditambahkan air untuk pembentukan cetakan wajan. Dapur Crucible dirancang untuk melebur logam menggunakan bahan bakar arang. untuk melebur material aluminium bekas, dalam proses peleburan aluminium panas berasal dari bahan bakar arang dibantu oleh udara yang dihembuskan kedalam ruang bakar dengan menggunakan blower dan Nilai kalor arang yaitu bekisar 6.750-7.860 kal/gr. Aluminium memiliki volume besar dengan massa jenis 2,71 dan titik lebur 660 0C untuk meningkatkan kekuatan mekaniknya maka ditambahkan Cu, Mg, Si, Mn, Zn, dan Ni. Aluminium bekas yang berhasil dileburkan didalam dapur dengan bahan bakar arang. kemudian di tuangkan kecetakan wajan penuangan logam cair melalui lubang saluran masuk dengan menggunakan ladel. Setelah produk hasil coran diambil dari cetakan langkah selanjutnya adalah melakukan finishing yaitu penyelasian akhir yang bertujuan guna menyempurnakan hasil coran.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK