Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
RAGAM BAHASA ACEH MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA
Pengarang
Nurlaili - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1409200100010
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Syiah KualaKuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
417.2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nurlaili. 2018. Ragam Bahasa Aceh Masyarakat Nelayan Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Pembimbing (1) Dr. Rajab Bahry, M. Pd., Pembimbing (2) Dr. Ramli, M. Pd.
Kata kunci : Ragam Bahasa
Penelitian ini didasarkan oleh adanya fenomena bahasa Aceh yang digunakan oleh sekelompok masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana ragam bahasa Aceh yang digunakan oleh para nelayan di pantai Meureudu Kabupaten Pidie Jaya? Tujuan penelitian untuk Mendeskripsikan ragam bahasa Aceh yang digunakan oleh para nelayan pantai Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ragam bahasa Aceh yang terdapat pada masyarakat tutur yang berprofesi sebagai nelayan meliputi variasi bahasa ragam usaha, variasi bahasa ragam akrab, dan variasi bahasa ragam santai. Selain itu, karakteristik bahasa Aceh pada masyrakat nelayan meliputi tiga aspek kosakata yaitu kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Pada kata kerja diperoleh ragam bahasa seperti kata meubhoi dan laboh. Pada kata sifat, ragam bahasa ditandai dengan penggunaan kata seperti puteh. Selanjutnya, ragam bahasa masyarakat nelayan juga ditandai penggunaan kata-kata seperti aneuk itek, aset, rawe, sotong, beureuneh, pawang, that luah engkot, saoh, tukang bate ame-ame, tong rensip, boh pisang, kawe bhom, kawe bhom, dan kawe limbang. Keseluruhan bentuk-bentuk tersebut merupakan penanda bahwa bahasa Aceh yang digunakan oleh masyarakat nelayan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidi Jaya memiliki ragam tersendiri ketika berkomunikasi, khususnya ketika berkomunikasi dengan sesama anggota masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan ragam tersebut juga dapat diketahui ketika berkomunikasi dalam konteks atau situasi tutur tertentu.
Tidak Tersedia Deskripsi
HASIL TANGKAPAN PANCING ULUR (HANDLINE) 5 GT DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) MEUREUDU PIDIE JAYA (ARISKA ULFA, 2024)
PEMERIKSAAN KONTAMINASI BORAKS PADA BAKSO DAGING SAPI DI KABUPATEN PIDIE JAYA (RIZAL FUADI, 2015)
KONTRIBUSI ISTERI TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (miswar, 2013)
PERBANDINGAN KONTRIBUSI USAHA TANI PADI DAN KEDELAI TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA (Syarifah Urza, 2020)
SPESIES HEWAN LAUT HASIL TANGKAPAN NELAYAN DIKAWASAN MEUREUDU DAN PANTE RAJA KABUPATEN PIDIE JAYA (Novi Marliani, 2014)