PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MASTERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS GEOGRAFI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 BANDA ACEH


Pengarang

Siti Ardila Rigusti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906101040058

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Geografi (S1) / PDDIKTI : 87202

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Kata kunci : Model Pembelajaran, mastery learning, hasil belajar

Model pembelajaran Mastery Learning adalah salah satu model pembelajaran yang bertujuan agar bahan ajar dikuasai secara tuntas oleh siswa. Penelitian menerapkan model pembelajaran Mastery Learning ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Mastery Learning; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran Mastery Learning; (3) Kemampuan guru dalam mengelola model pembelajaran Mastery Learning; dan (4) Respon siswa terhadap pembelajaran model Mastery Learning. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 10 Banda Aceh yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran Mastery Learning, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran Mastery Learning dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran Mastery Learning. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian (1) Penerapan model Mastery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan persentase ketuntasan individual meningkat dari siklus I 81,81 persen dan siklus II 90,90 persen. Persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari siklus I 70 persen dan siklus II 90 persen; (2) Aktivitas guru dan siswa terus meningkat mendekati persentase ideal; (3) Keterampilan guru dalam penerapan model pembelajaran Mastery Learning dikategorikan baik; dan (4) Persentase respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Mastery Learning 84,4 persen senang, 86,2 persen baru, 82 persen berminat, 86,3 persen jelas dengan bahasa yang digunakan, dan 91 persen siswa menyatakan bahwa model Mastery Learning memperjelas pemahaman siswa terhadap materi hidrosfer. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran geografi pada materi hidrosfer dengan menggunakan model pembelajaran Mastery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK