Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
EVALUASI KENYAMANAN TERMAL RUANG LUAR MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH
Pengarang
Kamila Bilqis - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404104010042
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
EVALUASI KENYAMANAN TERMAL RUANG LUAR MASJID RAYA
BAITURRAHMAN BANDA ACEH
KAMILA BILQIS
NIM. 1404104010042
ABSTRAK
Kenyamanan termal ruang luar merupakan hal yang penting untuk dikaji seperti
halnya ruang dalam, terutama jika ruang luar tersebut memiliki fungsi yang terikat dengan
ruang dalam. Masjid Raya Baiturrahman merupakan bangunan peribadatan yang memiliki
ruang luar dengan fungsi cukup penting berupa wadah untuk melakukan ibadah shalat.
Evaluasi kenyamanan termal ruang luar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dilakukan
untuk mengetahui kondisi termalnya agar dapat mengoptimalkan fungsi ruang luar tersebut
dalam kaitannya dengan kenyamanan termal. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan
kajian pustaka, observasi lapangan dan penyebaran kuisioner serta melakukan pengukuranpengukuran
langsung
mengenai
pengaruh-pengaruh
lingkungan
seperti
temperatur
udara,
kecepatan
angin, radiasi matahari, kelembapan udara dan meninjau pengaruh bagianbagian
ruang luar seperti permukaan lantai dan penggunaan pembayangan yang
berhubungan dengan kondisi termal ruang luar. Berdasarkan karakteristik desain Ruang
Luar Masjid Raya Baiturrahman beberapa hal yang mempengaruhi kenyamanan termal
antara lain penggunaan material lantai, pembayangan dan elemen vegetasi. Dari berbagai
indikator tersebut, yang paling mempengaruhi sensasi panas pada Ruang Luar Masjid Raya
Baiturrahman adalah ketersediaan elemen pembayangan. Pada area yang terbayangi
persepsi yang dirasakan memiliki nilai tertinggi +1,4 yaitu sensasi agak hangat dan pada
area tanpa pembayangan memiliki nilai tertinggi +1,5 yaitu sensasi hangat. Sedangkan
elemen material mempengaruhi sensasi panas pada stimulus kulit akibat dari kemampuan
konduktivitasnya. Dalam hal ini material lantai keramik alam memberikan stimulus panas
tertinggi pada kulit dengan suhu rata-rata 47,3
o
C dan suhu terendah terdapat pada material
rumput yang ternaungi yaitu sebesar 28,2
o
C.
Kata Kunci : Kenyamanan Termal, Ruang Luar, Kondisi Termal, Masjid Raya
Baiturrahman Banda Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS SIRKULASI JAMAAH DI MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Shafa Zhahira, 2026)
IDENTIFIKASI SEMIOTIAK ORNAMEN PADA INTERIOR MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Jeliya Muchlisa, 2025)
EFEKTIVITAS POLA TATANAN RUANG DAN SIRKULASI MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH TERHADAP KENYAMANAN PENGUNJUNG (Safriza Putra, 2025)
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DI BAGIAN UTARA MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Afrijal, 2019)
EVALUASI TINGKAT KENYAMANAN TERMAL RUANG SALAT INDOOR DAN SEMI-OUTDOOR MASJID AL-HASYIMIAH TEUKU NYAK ARIEF KOTA BANDA ACEH (Abdul Malik Nasution, 2025)