GAMBARAN GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

GAMBARAN GEJALA COMPUTER VISION SYNDROME PADA MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

SUCI FEBRIANTI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1412101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Manusia lebih sering menggunakan komputer di era perkembangan teknologi saat ini. Penggunaan komputer ternyata juga dapat menimbulkan penyakit kerja, yaitu computer vision syndrome, (CVS) yaitu masalah mata dan penglihatan yang berawal dari penggunaan komputer. CVS dapat menyebabkan gangguan fisiologis pada mata, kepala ataupun badan yang berupa kelelahan dan rasa ketidaknyamanan. Gejala CVS dibagi secara luas menjadi empat kategori : gejala astenopia, gejala pada permukaan okuler, gejala visual dan gejala ekstraokuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gejala computer vision syndrome bagi kesehatan mata pada mahasiswa Keperawaran Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan deskriptif eksploratif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 417 mahasiswa Keperawaran Universitas Syiah Kuala, dengan metode total sampling. Kuesioner dikembang oleh peneliti dalam bentuk skala dikotomi dengan jumlah 18 item, yang telah melewati uji validitas dan reabilitas dengan nilai cronbach alpha 0,850. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa gejala astenopia yang paling dominan adalah mata lelah sebanyak 324 responden (77,7%), gejala pada permukaan okuler yang paling dominan adalah mata berair sebanyak 196 responden (47%), gejala visual yang paling dominan adalah sensitif terhadap cahaya sebanyak 211 responden (50,6%), dan gejala ekstraokuler yang paling dominan adalah nyeri punggung sebanyak 211 responden (50,2%). Diharapkan kepada mahasiswa untuk dapat menjaga mata dari efek samping penggunaan komputer yang berlebihan dengan cara mengurangi frekuensi penggunaan komputer < 3 jam, istirahatkan mata dengan mengambil jeda, sehingga akan mengurangi ketidaknyamanan dan dapat menganggu aktivitas sehari-hari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK