Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PROSESI MANOE MADEUNG DI GAMPONG ALUE KEUJRUEN KABUPATEN ACEH UTARA
Pengarang
Intan Fauzatul Zuhra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1306102030012
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Prosesi, Manoe Madeung
Penelitian ini berjudul “Prosesi Manoe Madeung di Gampong Alue Keujruen Kabupaten Aceh Utara”. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana Prosesi Manoe Madeung dan apasaja aspek-aspek Artistik yang ada dalam Prosesi Manoe Madeung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna prosesi Manoe Madeung di Gampong Alue Keujruen Kecamatan tanah Luas kabupaten Aceh Utara. Sumber data dalam penelitian adalah ibu adat yang selalu melakukan Manoe Madeung. Lokasi penelitian bertempat di Gampong Alue Keujruen Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi data, display dan verification. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa Manoe Madeung adalah sebuah adat dalam pelaksanaan mensucikan wanita yang telah melahirkan atau sudah tiba saatnya Manoe Madeung yaitu bertanda bahwa wanita tersebut telah memasuki hari ke 44 setelah melahirkan. prosesi Manoe Madeung adalah persiapan Tumphoe, persiapan Boh Kruet (jeruk purut) dan Oen Sike Pulot (daun pandan), Manoe Madeung terdiri dari, Manoe Siraman Phoen, Manoe Siraman Kedua, Manoe Siraman Lhe, Semanoe Ie Boh Kruet (jeruk purut), Sah Bumoe, Meumat Jaroe. Makna yang terkandung dalam Prosesi Manoe Madeung adalah mensucikan diri dari hadast besar (nifas) serta mengusir roh-roh jahat yang ada disekitar selama masa Madeng. Aspek-aspek artistik yang ada di dalam Prosesi Manoe Madeung yaitu adanya Tumphoe yang memiliki ukiran bunga Keujruen. Syair yang dilantunkan berisi nasihat-nasihat yang disampaikan agar kita tidak pernah lupa untuk selalu memohon ampunan kepada Allah dan selalu mengingat junjungan Nabi besar Muhammad SAW.
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSISTENSI KEUJRUEN BLANG DALAM PENGELOLAAN AIR IRIGASI PERSAWAHAN DI GAMPONG BLANG PATEUK KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Arief Rahman Hakim, 2017)
PROSESI TRADISI SEMANOE PUCOK DI DESA IE DINGEN KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN (M NAUFAL SYAHPUTRA, 2018)
DARI PEMUKIMAN TRANSMIGRASI KE KAMPUNG TANGGUH NUSANTARA : GAMPONG ALUE LEUHOB KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA 1976-2023 (ADE LIZAR, 2024)
ANALISIS HUBUNGAN TARI PHO DENGAN TARI MANOE PUCOK YANG BERKEMBANG DI SANGGAR PUTROE JEMPA KEUBIRU KECAMATAN MEUKEK KABUPATEN ACEH SELATAN (PUJA NATASYA, 2025)
EKSISTENSI TRADISI MEUROH DI GAMPONG ALUE TRIENGGADENG KECAMATAN LEMBAH SABIL KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Khairil Anwar, 2017)