<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="42903">
 <titleInfo>
  <title>KAJI EKSPERIMENTAL SIFAT - SIFAT BATUBARA MUDA PADA TEMPERATUR UDARA PENGERINGAN 150ºC</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jamlis</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup besar, salah satunya adalah batubara. Namun sebagian besar batubara yang ada di Indonesia termasuk dalam golongan peringkat rendah berupa lignit dan sub bituminus yang memiliki nilai kalori rendah dan kadar air yang sangat tinggi. Untuk meningkatkan kualitas batubara maka perlu dilakukan suatu proses pengeringan untuk dapat mengurangi kadar air dalam batubara. Pada penelitian ini batubara yang digunakan adalah batubara sub bituminus Aceh. Batubara dikeringkan menggunakan dapur pemanas listrik dengan aliran udara yang digunakan 50 l/min pada temperatur udara 150ºC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur udara pengeringan terhadap perubahan kandungan air, nilai kalor, zat terbang dan karbon tetap batubara setelah dikeringkan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengeringan dengan temperatur udara 150ºC selama 174 menit berpengaruh terhadap perubahan kandungan air, nilai kalor, zat terbang dan karbon tetap pada batubara, serta kualitas batubara akan semakin tinggi.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>42903</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 11:59:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 15:02:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>