PERBEDAAN MENGAJAR GURU SERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD NEGERI LAMREUENG ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBEDAAN MENGAJAR GURU SERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD NEGERI LAMREUENG ACEH BESAR


Pengarang

HOSPY ROHIMAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104040080

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rohimah, Hospy. 2018. Perbedaan Mengajar Guru Sertifikasi Dengan Non Sertifikasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV di SD Negeri Lamreueng Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: Dra. Hasmiana Hasan, M.Si., (2) Drs. Sulaiman, M.Si.
Kata kunci: perbedaan mengajar, guru sertifikasi, guru non sertifikasi, hasil belajar

Dalam konteks mewujudkan guru yang memiliki kompetensi, pemerintah sejak tahun 2007 mengadakan program sertifikasi bagi semua guru. Karena sertifikasi guru tidak cukup hanya bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru, melainkan juga harus mampu melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran, sekaligus dapat mengelola pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas dengan baik. Proses pembelajaran di dalam kelas sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu indikator tercapainya tujuan pembelajaran dapat diketahui dengan tinggi rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini berupaya mengungkapkan perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan guru sertifikasi dan non sertifikasi di kelas IV SD Negeri Lamreueng Aceh Besar.
Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitiannya yaitu komparatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri Lamreueng yang berjumlah 57 orang. Siswa kelas IVA terdiri dari 29 orang yang diajarkan oleh guru non sertifikasi, dan kelas IVB terdiri dari 28 orang yang diajarkan oleh guru sertifikasi. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi yang bertujuan untuk melihat proses pembelajaran di dalam kelas yang digunakan sebagai data pendukung, dan metode dokumentasi dalam bentuk tulisan yaitu nilai kognitif dari hasil belajar siswa, dengan mengambil data dari hasil evaluasi pembelajaran siswa yang diberikan oleh 2 guru yang berbeda yaitu guru kelas IVA (guru non sertifikasi) dan guru kelas IVB (guru sertifikasi) dalam mengajar 1 subtema yang dilaksanakan pada pembelajaran terakhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah menghitung nilai rata-rata, varians, dan pengujian hipotesis dengan uji-t satu pihak yaitu uji pihak kanan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pengujian terhadap hipotesis, maka diperoleh t_hitung = -6,44 dan t_(tabel )dengan taraf signifikan ? = 0,05 dan dk = 55 yaitu 1,673. Dengan demikian, hal tersebut diperoleh t hitung lebih kecil dari t tabel (-6,44 < 1,673), sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan guru bersertifikasi lebih buruk atau sama dengan guru sertifikasi di kelas IV SD Negeri Lamreueng Aceh Besar.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK