KEBIJAKAN RESPONSIF GENDER DAN PILIHAN POLITIK PEREMPUAN (SUATU PENELITIAN TERHADAP KEKALAHAN ILLIZA SA’ADUDDIN DJAMAL DALAM PILKADA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEBIJAKAN RESPONSIF GENDER DAN PILIHAN POLITIK PEREMPUAN (SUATU PENELITIAN TERHADAP KEKALAHAN ILLIZA SA’ADUDDIN DJAMAL DALAM PILKADA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017)


Pengarang

Cut Septya Mauliza - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110103010044

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Illiza Sa’aduddin Djamal merupakan kandidat Wali Kota incumbent dalam PILKADA Kota Banda Aceh tahun 2017. Selama kepemimpinannya, Illiza banyak mendapatkan penghargaan mulai dari level domestik hingga internasional. Beberapa penghargaan yang Ia dapat merupakan penghargaan atas program kerja yang dibuat dalam rangka mewujudkan pengarusutamaan gender di Kota Banda Aceh. Namun ketika mengikuti PILKADA total suara yang Illiza dapatkan sangat jauh dari jumlah Daftar Pemilih Tetap perempuan yang ada, hal ini menjadi ironi setelah apa yang telah Ia lakukan untuk warga perempuan Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mencaritahu alasan pemilih perempuan tidak tertarik memilih Illiza, padahal Ia telah menggagas kebijakan responsif gender yang diperuntukkan khususnya untuk warga perempuan Kota Banda Aceh, selain itu juga akan dibahas bagaimana implementasi kebijakan responsif gender yang sudah berjalan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian yang dilakukan didapat dengan cara mewawancarai informan-informan yang berkaitan dengan penelitian, serta menganalisis dokumen-dokumen yang diperoleh saat melakukan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilih perempuan belum merasakan dampak significant dari adanya kebijakan responsif gender, dan adanya kebijakan yang kotraproduktif, selain itu, budaya patriarki dalam kehidupan masyarakat dan juga isu negative campaign selama masa kampanye Illiza Sa’aduddin Djamal juga mempengaruhi pilihan politik perempuan. Diharapkan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh untuk dapat membuat kebijakan yang tepat guna sesuai dengan kebutuhan warga Kota Banda Aceh dan diharapkan kepada masyarakat untuk menjadi pemilih yang rasional dalam menentukan pilihan politik, sehingga orang yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas untuk memimpin.
Kata Kunci: Kebijakan Responsif Gender, Pilihan Politik Perempuan, Illiza Sa’aduddin Djamal



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK